Balap Liar di Gresik Dirazia Polisi, Mayoritas Pelaku Berstatus Pelajar

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Pelaku balap liar digiring petugas Satlantas Polres Gresik, menuntun motornya dari Jalan Kartini ke Mako Satlantas Polres Gresik (Dok/Satlantas Polres Gresik)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Satlantas Polres Gresik merespon keresahan masyarakat terhadap maraknya balap liar di akhir pekan yanng akhir - akhir ini sering terjadi di Gresik.

Karena itu pada Sabtu (08/10/2022), Unit Turjawali Satlantas Polres Gresik melakukan operasi penertiban balap liar di Gresik, tepatnya di Jalan Kartini yang dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Gresik, AKP Agung Fitriansyah.

Baca juga: BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN

Baca juga: Puluhan Pebalap Liar Kocar Kacir Diobrak Personel Polres Gresik

Kasatlantas Polres Gresik AKP Agung Fitriansyah melalui Kanit Turjawali Ipda Bross Tito Dharmawan menyampaikan, di Jalan Kartini kerap menjadi arena balap liar yang meresahkan masyarakat, karena dinilai membahayakan maka pihaknya melakukan penertiban pada akhir pekan.

"Akhirnya kami lakukan penertiban, ada 37 kendaraan roda 2 yang kami amankan ke Mako Satlantas," katanya.

Yang memprihatinkan, pelaku balapan itu rata-rata adalah pelajar, baik SMP maupun SMA.

Baca juga: Diskusi LMN Rumuskan Solusi Jaga Lingkungan Gresik Utara di Tengah Maraknya Tambang dan Tambak Udang

Untuk memberikan rasa jera dan mencegah mengulangi lagi, pengambilan motor harus melalui sidang dan didampingi orang tua pelaku.

"Kami minta buat surat penyataan tidak mengulangi balapan liar lagi, diketahui orang tua dan kepala sekolah masing-masing," tegas Ipda Bross.

Baca juga: Razia Balap Liar, Polisi Gresik Sita Belasan Sepeda Motor

Baca juga: Delapan Paskibraka Asal Bawean Belum Bisa Pulang, DPRD Gresik Pastikan Kebutuhan Mereka Terpenuhi

Perlu diketahui, jala RA Kartini Gresik di Kecamatan Kebomas sering menjadi arena balapan liar yang meresahkan penggunaan jalan lain.

Pasalnya para pebalap liar itu mengebut dengan kecepatan tinggi tanpa disertai alat keselamatan memadai, motor yang dipakai pun sudah tidak standar pabrikan. (yud)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru