KLIKJATIM.Com l Pasuruan - Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan untuk memberikan bantuan bagi masyarakat yang berpenghasilan tidak tetap. Bantuan berupa paket sembako itu rencananya diambil dari anggaran cukai.
[irp]
Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
Seperti dikatakan Ruslan, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan saat haering bersama Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan di ruang komisi, Jumat (27/3/2020) pagi. Dia mengatakan, pemberian bantuan kepada masyarakat berpenghasilan tidak tetap harus jadi prioritas.
"Mereka ini layak mendapat bantuan, karena terkena imbas dari wabah virus corona yang menyebar secara masif," kata Ruslan.
[irp]
Baca juga: Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih
Fraksi PDI Perjuangan ini menilai, dampak virus corona disektor ekonomi sangat besar. Ia contohkan, seperti pedagang bakso, pentol dan lainnya sepi, barang dagangannya tidak laku, sebab sekolah diliburkan. "Ini yang harus kita pikirkan, serta dicarikan solusinya," imbuhnya.
Bantuan paket sembako ini, lanjut dia, akan dibagikan kepada masyarakat kurang mampu. "Masih kita bahas bersama Dinsos dan Dinkes. Sedangkan inventarisasi jumlah bantuan yang akan diberikan ke masyarakat sedang kita data melalu Dinsos," tambahnya. (dik/bro)
Editor : Redaksi