KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan akan menurunkan tim gabungan dalam dugaan kasus Plaza Bangil dan Untung Suropati. Tim akan melakukan investigasi yang terdiri dari BPK RI dan tim penyidik Kejari.
Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Pasuruan, Denny Saputra mengatakan, pihaknya menggandeng BPK untuk melakukan investasi ke lokasi. Yaitu Plaza Bangil dan Untung Suropati.
Baca juga: Gubernur Khofifah Komitmen Gencarkan Pasar Murah Jaga Daya Beli Masyarakat Pasuruan dan Sidoarjo
"Kami sudah koordinasi dengan BPK RI dengan tim penyidik untuk melakukan penghitungan kerugian negara," kata Kasi Pidsus.
Baca juga: Nelayan Pasuruan Yang Hilang Saat Melaut Ditemukan Mengapung Tak Bernyawa di Perairan Panunggul
Tidak hanya melakukan investigasi dan audit. Kata dia, tim gabungan tersebut akan melakukan konfrontir kepada para pedagang dua plaza.
Baca juga: Sadis, Begal Pasuruan Hadang Bacok dan Rampas Motor Korban di Siang Bolong
Sebelumnya, sejumlah korps Adhiyaksa telah meriksa sejumlah pedagang dan pengurus paguyupan serta Dinas Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan. Pemeriksaan itu menyusul terkait temuan BPK tentang piutang yang mencapai sekitar Rp37 miliar. (nul)
Editor : Redaksi