KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Samsudin warga Sukorejo, Kabupaten Pasuruan mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan oleh seorang "preman" kampung di Gang Sono Kecamatan Prigen pada Sabtu (9/7/2022) malam. Akibatnya, ia pun mengalami luka lebam di pelipis sebelah kiri.
Samsudin pun menceritakan awal kejadian tersebut. Ketika itu dirinya sedang main ke tempat wisma temannya di kawasan Gang Sono.
Baca juga: Gubernur Khofifah Komitmen Gencarkan Pasar Murah Jaga Daya Beli Masyarakat Pasuruan dan Sidoarjo
Tiba-tiba ada dua orang yang datang dan meminta jatah 'preman' untuk membeli minuman keras (miras). "Tidak ada uang receh (kecil), ia (preman) pun marah dan langsung memukul saya," akunya.
Temannya yang mengetahui kejadian itu hanya diam. Setelah itu, ia langsung pergi bersama temannya.
Selang beberapa menit polisi datang ke lokasi kejadian. "Setelah saya laporan ke Polsek Prigen," imbuhnya.
Baca juga: Nelayan Pasuruan Yang Hilang Saat Melaut Ditemukan Mengapung Tak Bernyawa di Perairan Panunggul
Pihak kepolisian saat dikonfirmasi membenarkan kejadian dugaan penganiayaan tersebut. "Benar ada kejadian penganiayaan. Namun yang nangani bukan saya mas, tapi anggota lain. Korban sudah laporkan ke Polsek," kata salah seorang anggota Polsek Prigen, Minggu (10/7/2022).
"Motifnya saya tidak tahu detailnya silakan konfirmasi ke Kanitnya langsung," sarannya.
Baca juga: Sadis, Begal Pasuruan Hadang Bacok dan Rampas Motor Korban di Siang Bolong
Informasi yang dihimpun Klikjatim.com menyebutkan bahwa kejadian penganiayaan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Lokasinya di salah satu wisma Gang Sono.
Oknum preman tersebut datang bersama temannya yang diduga untuk meminta 'jatah preman' ke wisma. Karena tidak dikasih, sehingga oknum tersebut mengamuk dan langsung main hajar. (nul)
Editor : Redaksi