KLIKJATIM.Com | Lamongan - Berbagai upaya gencar dilakukan Pemerintah Kabupaten Lamongan guna menurunkan jumlah stunting, salah satunya dikemas melalui lomba memasak ikan untuk keluarga dan balita, Rabu (8/6/2022).Baca juga: Dari Cegah Stunting hingga Bantu UMKM, Ini Langkah Nyata Cargill di Jawa Timur
Lomba yang diikuti oleh 82 peserta tersebut, bertujuan untuk menggalakan, menggairahkan, serta mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat Lamongan agar cinta dan gemar makan ikan.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dalam sambutannya menyampaikan, supaya makan ikan itu menjadi menyenangkan, diperlukan olahan yang menarik dan tidak membosankan.
“Supaya ketika makan itu terasa menyenangkan, maka dibuat dengan berbagai olahan-olahan yang tidak membosankan dan menarik anak, sehingga anak menjadi senang makan ikan. Ini untuk mencukupi gizi terutama menurunkan jumlah stunting,” tutur Pak Yes.
Menjadi pemasok ikan di tingkat Provinsi Jawa Timur, menurut Pak Yes, Kabupaten Lamongan harus mempunyai olahan ikan yang bernilai tinggi guna meningkatkan penghasilan dan pendapatan para nelayan maupun petani tambak.
“Dengan ikan yang melimpah ini maka kewajiban kita semua, agar harga ikan ini lebih baik lagi dan permintaan ikan lebih tinggi lagi. Sehingga perlu ada inisiatif dan kreatifitas untuk mengolah ikan menjadi hasil olahan yang bisa diserap oleh pasar dengan sebaik-baiknya,” kata Pak Yes.
Baca juga: Pemkab Lamongan Perkuat Komitmen Penurunan Stunting Melalui Program Genting Periode Ketiga
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan Setyo Budi menyampaikan, Lamongan sebagai penghasil terbesar baik produksi pangan (wilayah pantura), maupun produksi budidaya (wilayah tengah), ironis jika masih ada masyarakat Lamongan yang mengalami stunting.
“Program stunting di tahun ini dan tahun lalu yaitu untuk penyandang atau balita-balita yang kurang gizi. Sedangakn Untuk program tahun-tahun yang akan datang, sesuai dengan program prioritas untuk penanganan stunting tahun depan adalah para resiko yaitu ibu-ibu hamil,” ungkap Setyo Budi.
Menurut pihaknya, tidak akan menjadi berlebihan apabila ibu-ibu hamil harus mendapatkan asupan gizi maupun protein yang cukup dengan mengkonsumsi ikan.
Baca juga: Capaian Drastis Penurunan Stunting, Lamongan Jadi Tujuan Kaji Tiru Kabupaten Banjar dan Kota Salatiga
Ikan menjadi salah satu produk yang murah meriah dan mudah peroleh dimana-mana, ini telah direncanakan untuk para resiko stunting, yang utamanya Ibu-ibu hamil, oleh karena itu jangan sampai ibu-ibu ini kekurangan gizi nantinya,” pungkas Setyo Budi.(mkr)
Editor : Rozy