Rehabilitasi Daerah Rawan Bencana, Pemkab Lamongan Tanam 2.700 Pohon Bambu

klikjatim.com
Bupati Lamongan melaksanakan penanaman pohon bambu dengan tujuan rehabilitasi lahan rawan bencana.

KLIKJATIM.Com | Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan melaksanakan kegiatan penanaman pohon bambu dengan tujuan rehabilitasi lahan rawan bencana. Sebanyak total 2.700 pohon bambu ini ditanam di dua kecamatan yang dilewati bantaran sungai daerah irigasi maupun Bengawan Solo. Kegiatan tersebut masih dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Lamongan ke 453 tahun.

Bupati Yes, Senin (30/5/2022) bersama jajaran forkopimda melaksanakan penanaman bambu dengan jenis Petung di bantaran kali Blawi Kecamatan Karangbinangun. Diungkapkan Pak Yes, pemilihan bambu ini karena berbagai manfaat yang dimiliki, selain mampu dijadikan sebagai kerajinan dan bahan bangunan, juga mampu menyerap karbon dioksida dan air.

Baca juga: Sajikan 94 Agenda Ikonik, Lamongan Luncurkan Kalender Event 2026 untuk Dongkrak Wisata dan Ekonomi

“Jadi bambu ini tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan saja tapi banyak manfaat-manfaat lain, juga termasuk untuk tanaman hias. Bambu ini selain bisa menyerap karbon dioksida juga mampu menyerap air, ada sebanyak 5000 liter air yang dapat diserap oleh serumpun bambu, sehingga kekuatan akarnya ini bisa juga membantu kita untuk menyimpan air sekaligus menyelamatkan air. Kemudian 50 ton karbon dioksida dapat diserap setiap 1 hektar dalam setiap tahun, serta mampu menghasilkan oksigen 35 persen lebih cepat dari pohon-pohon yang lain,” terang Pak Yes.

Ditambahkan beliau bahwa satu pohon bambu dapat memberiksn oksigen untuk dua orang. Oleh karena itu, menurut beliau bambu merupakan tanaman yang cocok sebagai tanaman rehabilitasi lahan rawan bencana.

Baca juga: Bursa Transfer Panas! Persela Tambah 6 Pemain, Kiper Jadi Target Berikutnya

“Sudah kita mulai beberapa tahun yang lalu, kalau kita lihat dari manfaat bambu ini memang sangat sungguh luar biasa. Sehingga kita terus galakkan untuk penanaman pohon, dengan lebih kita utamakan penanaman bambu ini di daerah-daerah yang rawan longsor dan daerah yang rawan bencana,” tambahnya.

Dilaporkan Kepala BPBD Lamongan Gunadi, bahwa penanaman pohon ini telah dilakukan sejak Jum’at dengan jumlah total 2.700 pohon dengan rincian 1.500 pohon di bantaran sungai Plalangan Desa Ploso Lebak dan Desa Balun Kecamatan Turi, 1.000 pohon di bantaran kali Blawi Karangbinangun, dan 200 pohon direncanakan akan ditanam di Desa Ketapangtelu Karangbinangun.

Baca juga: Ubah Pola Bansos ke Pemberdayaan, Pemkab Lamongan Berhasil Entas 294 Kepala Rumah Tangga Perempuan dari Kemiskinan

“Tujuan dilaksanakannya penanaman pohon ini adalah sebagai upaya rehabilitasi dan perbaikan lahan rawan bencana, untuk memasyarakatkan pohon bambu dengan berbagai jenis dan fungsi seperti rehab lahan dan konservasi juga produksi oksigen, juga untuk mengedukasi siswa tentang pentingnya pohon bambu untuk mitigasi,” lapor Gunadi. (yud)

Editor : Rozy

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru