KLIKJATIM.Com | Tulungagung—Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung menutup pasar hewan selama dua pekan ke depan. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kaki (PMK) pada hewan ternak.
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan, penutupan pasar hewan dimulai sejak Jumat (13/04/2022) kemarin hingga dua pekan ke depan. Maryoto juga memastikan hingga saat ini belum ada hewan ternak di Tulungagung yang terinfeksi PMK.
Baca juga: Dibuka Kembali, Pasar Hewan Tulungagung Sepi
"Sudah kita putuskan untuk pasar hewan, kita tutup sementara sampai dua pekan ke depan," tegasnya.
Baca juga: Pasar Hewan Tulungagung Bakal Beroperasi Lagi,Tapi Hanya Untuk Pedagang Lokal
Dikatakan Maryoto, di Tulungagung terdapat tiga pasar hewan. Yakni pasar hewan terpadu di Kecamatan Sumbergempol, Kecamatan Ngunut dan Kecamatan Karangrejo. Ketiga pasar hewan tersebut digunakan jual beli hewan dari berbagai daerah.
Baca juga: Libatkan Pusvetma dan Tim Pakar, Jatim Siapkan Pengembangan dan Produksi Vaksin PMK
"Kedepan setelah kembali dibuka, pedagang yang dari luar boleh jualan asal menunjukkan surat sehat dari pemerintah daerah masing-masing," pungkasnya.(mkr)
Editor : Iman