KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Satreskrim Polres Pasuruan menyelidiki kasus parkir tanpa karcis di wilayah kawasan pasar wisata Ceng Hoo Pandaan. Pasalnya tidak sesuai peraturan daerah (Perda) setempat.
Kanit Tipikor Ipda Bambang Sutejo, mengaku sudah mendapatkan informasi mengenai kasus tersebut. Pihaknya sekarang masih melakukan penyelidikan.
Baca juga: Tiga Begal Sadis Yang Tewaskan Korban Dibekuk Resmob Polres Pasuruan
"Informasi adanya penarikan parkir yang tidak sesuai perda sudah saya dengar. Selanjutnya akan segera kita tindak lanjuti," kata Kanit Tipikor, Rabu (4/5/2022).
Baca juga: Dua Hari Operasi, Satresnarkoba Pasuruan Tangkap 4 Bandar Sabu
Pihaknya mendapat info juru parkir (jukir) menarik parkir dengan tarif dua kalipat terhadap kendaraan yang tansit di lahan kawan pasar wisata Ceng Hoo. Dalam waktu dekat pihaknya akan meminta klarifikasi.
"Kalau memang terjadi seperti itu, tentunya tidak sesuai prosedur dan masuk ranah hukum. Bisa dikatakan pungli (pungutan liar). Dari situ nanti kita kembangkan," imbuhnya.
Baca juga: Sabu 1,3 Kg hingga Sajam Dimusnahkan Kejari Bangil, Pasuruan Masih Darurat Narkoba
Adapun mencuatnya kasus tersebut berawal dari keluhan para sopir bus terkait naiknya biaya parkir bus wisata saat transit di kawasan pasar wisata Ceng Hoo Pandaan. Yakni Rp20 ribu per bus tanpa adanya karcis. (nul)
Editor : Redaksi