KLIKJATIM.Com | Gresik — Aktivitas mudik masyarakat mulai terlihat di sejumlah ruas tol pada pada H-9 lebaran. Tidak terkecuali pada ruas tol Krian-Legundi-Bunder (KLB).
Baca juga: MPLS Dimulai, SMPN 1 Gresik Jadi Percontohan Sekolah Moderasi Beragama
Pantauan dilapangan, lalu lalang kendaraan diruas tol ini mulai ramai sejak Sabtu (23/05). Untuk mengantisipasi adanya antrean kendaraan di pintu tol, operator tol PT Waskita Bumi Wira melakukan sejumlah pengaturan lalu lintas salah satunya dengan membuka barier yang ada di area exit tol bunder agar kendaraan yang melintas bisa lebih lancar.
Manajer SDM dan Humas PT Waskita Bumi Wira, Maryunus mengatakan berdasarkan data trafic, jumlah kendaraan yang melintas di tol KLB pada H-9 lebaran mencapai 3.500.
"Pantauan kami di lapangan memang terjadi peningkatan lalu lintas yang didominasi kendaraan pribadi," ujar Maryunus kepada Radar Gresik.
Dikatakan, untuk menyambut para pemudik PT Waskita Bumi Wira melakukan sejumlah pola pengaturan lalu lintas. Salah satunya membuka water barrier yang selama ini diletakkan di area exit tol Bunder menuju Manyar.
"Ketika water barier sudah kami buka, maka akses kendaraan dari selatan atau dari ruas tol KLB yang akan ke tol Sugres (Surabaya-Gresik) bisa langsung tanpa memutar ke terminal bunder," imbuhnya.
Meski demikian, Maryunus mengaku jika pada mudik tahun ini pihaknya belum bisa mengoperasionalkan rest area karena masih dalam tahap pembangunan. Namun khusus bagi pemudik yang ingin buang air, operator tol menyiapkan kamar kecil portable di KM 13.
"Sebenarnya progres pembangunan rest area saat ini sudah cukup tinggi namun baru bisa beroprasi pada akhir tahun ini," tandasnya.
Baca juga: Resmob Polres Gresik Ringkus Dua Terduga Pelaku Pembobol Rumah, Emas Korban Raib Senilai Rp82,6 Juta
Sementara itu Kabid Lalu Lintas Dishub Gresik Roni Subiantoro mengatakan pembukaan exit toll KLBM di Bunder saat ini masih dalam tahap trial.
"Untuk jalur baru menuju kota hanya untuk kendaraan golongan 1 saja. Saat ini masih dilakukan setting trafick lightnya. Jadi akan diambil sampel sebanyak 3 kali atau session selama 24 jam dulu baru benar-benar bisa dioperasionalkan," bebernya. (yud)
Baca juga: Truk Box Terguling di Simpang Empat Segoromadu Gresik Timpa Dua Motor, Tak Ada Korban Jiwa
Editor : Abdul Aziz Qomar