Tak Kunjung Realisasi, Warga Poros Banjarsari Siap Tagih Janji Pembangunan Jalan

klikjatim.com
Salah satu ruas jalan Banjarsari yang rusak parah. (Miftahul Faiz/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Warga Banjarsari dan sekitarnya yang tergabung dalam Poros Banjarsari akan menuntut Pemerintah Kabupaten Gresik. Hal ini dilakukan terkait janji manis pembangunan jalan yang sudah rusak parah.

Pada Oktober 2019, warg telah bertemu dengan Dinas Pekerjaan Umum Gresik yang menjanjikan tahun 2020 ini, jalan Banjarsari dibangun. Tapi sampai saat ini belum ada tindakan dari Dinas PU Gresik dalam pembangunan Jalan Suci, Banjarsari, Pengganden dan Leran (Jalan Poros Banjarsari).

Baca juga: Jatim Pimpin Nasional, Gubernur Khofifah Hadiri Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo

Kordinator Forum Masyarakat Poros Banjarsari, Farid Shofi menjelaskan, jalan rusak di sepanjang Jalan Poros Banjarsari yang pernah diajukan oleh warga setempat hanya ditambal sulam dan diuruk saja tanpa ada pembangunan yang pasti.

"Tambal sulam, kalau rusak diuruk lagi, cuma diuruk saja, entah pasir dll, jenglong diuruk lagi," geramnya.

Menurutnya, jalan rusak itu sejak tiga tahun lebih tidak ada perbaikan. Apalagi setiap pagi dan sore jalan tersebut dipadati pengendara karyawan pabrik dan warga. Sangat disayangkan jika tidak ada tindakan dari pihak yang terkait. 

[irp]

"Kami ingin menagih janji yang pernah diucapkan oleh pihak PU yang akan membangun jalan dan drainase di Tahun 2020 ini," tegas Farid.

Baca juga: Sinergi Bagi Negeri: MPM Honda Jatim Salurkan 18.440 Bibit Bunga Lewat Program One Sales One Seed

Jalan sekitar 700 meter itu saat hujan turun, kondisinya jalan dititupi air yang tidak ada saluran air di sisi jalan. Bahkan, kendaraan motor bergantian saat melintasi jalan tersebut untuk menghindari kerusakan jalan.

Dikonfrimasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik, Gunawan Setijadi mengungkapkan, jalan tersebut sudah status jalan kabupaten. Perencanaan pembangunan dan alokasi dana desanya sudah selesai.

"Proses perencanaan sudah selesai, dananya untuk tahun ini Rp 2 Miliar, sekarang sudah masuk PLP,  tinggal nunggu urutan karena antri," tuturnya.

Baca juga: Perubahan Signifikan Pendidikan di Gresik, Guru Non ASN Akan Bekerja dengan Sistem Outsourcing

[irp]

Lanjut Gunawan, pihaknya akan membangun perbaikan paving, dan drainise jalan tersebut. "Kalau akhir bulan ini baru ditanyangkan, lelangnya satu bulan, pelaksaannya setelah satu bulan, kemungkinan awal Mei baru bisa dilaksanakan, pungkasnya. (iz/bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru