KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Pekerjaan proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) pada saluran air di Jalan Dusun Kebonsari, Desa Dukuhsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, mendapat sorotan warga. Sebab pekerjaan proyek tersbeut diduga asal-asalan.
Sorotan ini disampaikan langsung oleh Kepala Dusun (Kasun) setempat. Bahkan, sang kasun pun mendatangi lokasi proyek dan meminta pihak rekanan (kontraktor) untuk mengerjakan proyek sesuai spek.
Baca juga: Gubernur Khofifah Komitmen Gencarkan Pasar Murah Jaga Daya Beli Masyarakat Pasuruan dan Sidoarjo
"Kalau dikerjakan asal-asalan, maka proyek itu tidak akan bertahan lama. Yang dirugikan masyarakat," kata Kasun Kebonsari, Imron Rosyadi kepada awak media, Kamis (14/4/2022).
Dia juga mengaku sempat menegur pekerja proyek di lapangan. Karena campuran material pasir dan semen tidak sesuai.
Baca juga: Nelayan Pasuruan Yang Hilang Saat Melaut Ditemukan Mengapung Tak Bernyawa di Perairan Panunggul
Belum lagi terkait adukan tidak merata. Tentunya bisa mempengaruhi kualitas bangunan. "Pekerja tadi sempat tak suruh tambah semen. Biar bangunannya kuat. Tadi saya lihat campuran luluhnya banyak pasirnya," ungkapnya.
Kasun ini berharap kepada dinas terkait untuk segera melayangkan teguran kepada pihak rekanan yang mengerjakan proyek tersebut. Tujuannya agar pihak pelaksana mengerjakan proyek sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Baca juga: Sadis, Begal Pasuruan Hadang Bacok dan Rampas Motor Korban di Siang Bolong
Terpisah, Camat Sukorejo, Cahyo saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui terkait keberadaan proyek itu. "Coba nanti tak konfirmasi ke pihak desa, proyek itu siapa yang mengerjakan dan sumber anggaran dari mana," pungkasnya. (nul)
Editor : Redaksi