KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Sebanyak 342 mahasiswa asli kelahiran Bojonegoro dipastikan menerima beasiswa program satu desa dua sarjana. Kamis (14/4/2022) para mahasiswa menandatangani kwitansi pencairan beasiswa.
"Total keseluruhan mahasiswa yang mendaftar beasiswa tahap satu ini ada 557 pendaftar. Namun setelah diverifikasi ada 342 yang lolos dan hari ini memasuki tahap penandatanganan kwitansi pencairan," ujar Suyanto selaku Sekertaris Dinas Pendidikan Bojonegoro.
Baca juga: BPH Migas Dorong Perluasan Jargas Bojonegoro, Baru 55 Persen Alokasi Gas Terserap
Dikatakan, dari 342 penerima itu ada 77 penerima beasiswa scientist dan 265 penerima beasiswa dua sarjana per desa. Untuk pendaftaran juga masih dibuka beasiswa dua sarjana per desa, serta beasiswa scientist tahap dua.
"Pendaftaran tahap dua masih dibuka dan akan di tutup bersamaan dengan beasiswa tugas akhir yang saat ini masih tahap pengajuan hingga tanggal 31 Agustus 2022 mendatang," imbuhnya.
Baca juga: Air Bersih Mulai Sulit Didapat, Warga Bondol Dibantu 8.000 Liter dari Polisi
Menurutnya, penerima beasiswa yang nilainya turun dan beasiswanya berhenti, masih bisa mendaftar kembali seperti awal ketika nilainya naik dan memenuhi syarat atau batas minimal nilai IPK yang menjadi ketentuan beasiswa.
“Jika mahasiswa penerima beasiwa nilainya terus naik, beasiswa tersebut akan terus kami berikan di setiap semester sesuai UKT masing-masing maksimal 8 semester atau 4 tahun masa kuliah pada umumnya. Kecuali dokter kita berikan hingga 11 semester,” tambahnya.
Baca juga: Kesadaran Pedagang Naik, Rokok Ilegal Mulai Kehilangan Pasar di Bojonegoro
Suyanto menambahkan, dalam pelaksanaan ini, Dinas Pendidikan juga bekerja sama dengan Bank Jatim, agar para penerima beasiswa mendapatkan diskon tanpa ada pemotongan biaya cas administrasi, sehingga beasiswa yang diberikan utuh untuk mahasiswa.
"Namun untuk yang tidak menggunakan Bank Jatim, kita minta agar para penerima menandatangani pernyataan bersedia, jika beasiswa yang diterima ada potongan cas antar bank," pungkasnya.(mkr)
Editor : M Nur Afifullah