Antisipasi Penyebaran Corona, Kirab Gresik Batal dan CFD Libur

klikjatim.com
Dokumen kegiatan kirab dalam rangka HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik sebelumnya. (ist)

KLIKJATIM.Com l Gresik - Pemerintah Kabupaten Gresik menanggapi serius penyebaran virus Corona yang menyebabkan warga Magetan, Jawa Timur meninggal. Bahkan, acara Kirab Walisongo yang sudah disosialisasikan dan disiapkan harus ditunda. Tak hanya itu, Car Free Day (CFD) tiap Minggu pagi juga dihentikan.

Wakil Bupati Gresik, Moch Qosim menyatakan, pemerintah daerah terpaksa menunda agenda kirab serta meniadakan CFD setelah mendapat surat edaran dari Pemerintah Provinsi Jatim serta telegram dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Baca juga: Kunjungi KEK JIIPE Gresik Bersama Dahlan Iskan, Rombongan Explore Business Disway Intip Masa Depan Industri Indonesia

"Kami merespon surat ibu Gubernur agar tidak menggelar kegiatan yang berpotensi membuat masa berkumpul sembari menunggu informasi lebih lanjut dari Pemerintah pusat," kata Qosim usai rapat terbatas bersama Forkopimda dan Kepala OPD  di lingkungan Pemkab Gresik, Sabtu (14/3/2020).

Sementara itu, program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang berlangsung pada Bulan Maret ini juga ditunda. Hal itu disampaikan Dandim 0817, Letkol (Kav) Budi Handoko dalam rapat terbatas tersebut. Hal ini sesuai arahan dalam surat telegram Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa.

[irp]

"Untuk siswa sekolah tetap masuk, namun untuk kegiatan luar sekolah untuk siswa, kami minta agar dibatalkan sementara waktu," tandasnya.

Baca juga: Wujudkan Ekosistem Pendidikan Berkeadilan, Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 26 Sekolah di Kediri

Tak hanya menunda beberapa kegiatan, Pemkab Gresik juga akan melakukan peningkatan pengawasan dan menempatkan petugas kesehatan di beberapat titik. Mulai dari Terminal Bunder, Pelabuhan Gresik, Bandara Harun Thohir Bawean serta area pelayanan publik di Gresik.

"Petugas dari Dinkes juga akan berkeliling ke pasar dan pusat perbelanjaan untuk menyemprotkan cairan disinsektan," imbuhnya.

[irp]

Baca juga: Mudahkan Tanam Mangrove di Lumpur, Alat 'Pancalan' Milik PGN SAKA Resmi Dipatenkan

Ketua DPC PKB Gresik ini berharap pandemi Corona tidak sampai menyebar di Gresik. "Jangan panik, tapi jangan disepelekan. Berusaha selalu gaya hidup sehat dan rajin cuci tangan," pungkasnya. (fan/bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru