KLIKJATIM.Com | Jakarta - Transaksi uang elektronik berbasis kartu milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI diklaim terus meningkat di tengah pandemi.
Sekretaris Perusahaan Bank BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan, pembayaran menggunakan BRIZZI mencapai 244 juta transaksi dengan nilai sebesar Rp 6,8 triliun sepanjang tahun 2021.
Baca juga: Ekonomi Nasional Menguat, Arus Peti Kemas Pelindo Terminal Petikemas Tumbuh 6,87 Persen di 2025
"Transaksi paling banyak digunakan masih didominasi transaksi tol dan sektor transportasi. Saat ini kartu yang sudah aktif beredar ada sekitar 10 juta kartu," jelasnya beberapa waktu lalu.
Dia menyatakan dengan normalisasi kegiatan sosial dan ekonomi di masyarakat serta dengan terus melandainya pandemi, tentunya akan berdampak pada peningkatan transaksi, terutama di jalan tol dan sektor transportasi.
Baca juga: Indeks Satu Data Indonesia (SDI) Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan, Capai Peringkat Satu Nasional
Kemudahan top up BRIZZI menggunakan BRImo terus disosialisasikan sehingga nasabah tidak perlu khawatir saldo tidak cukup pada saat transaksi. "Di sisi lain, bersama dengan QRIS dan BRImo, BRIZZI akan terus mengedukasi masyarakat untuk bertransaksi secara cashless," tutur Aestika.
Transaksi ini akan terus meningkat seiring pemulihan ekonomi dan terkendalinya pandemi. Adapun transaksi uang elektronik meningkat 41,35% year on year (yoy) mencapai Rp 27,1 triliun pada Februari 2022.
Baca juga: Serunya Ajak Anak-anak Berpetualang di Terminal Petikemas Surabaya
Sedangkan pada Januari 2022, nilai transaksi UE tumbuh 66,65% yoy mencapai Rp34,6 triliun. Bila ditotalkan nilai transaksi UE sepanjang tahun berjalan mencapai Rp 61,7 triliun. (ris)
Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi