KLIKJATIM.Com I Sidoarjo - PT Pertamina resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax menjadi Rp 12.500 dari harga sebelumnya Rp 9.000 per liter. Kenaikan harga ini mulai berlaku 1 April 2022 pukul 00.00.
Baca juga: Legislator DPR BHS Dorong Sidoarjo Jadi Gerbang Wisata Jawa Timur
Meski ada perubahan harga Pertamax namun tidak ada perubahan harga pada tiga jenis BBM non subsidi lainnya yang pada dua bulan berturut-turut sebelumnya mengalami kenaikan. Tiga jenis BBM non subsidi itu antara lain Pertamax Turbo (RON 98), Dexlite (CN 51), dan Pertamina DEX (CN 53). Sementara itu, jenis BBM subsidi Pertalite tidak mengalami perubahan di harga Rp 7.650 per liter.
Kenaikan harga Pertamax ditanggapi 'biasa saja' di Sidoarjo. Tidak ada antrean pembeli pertamax di SPBU menjelang malam kenaikan harga. "Meskipun naik cukup tinggi, saya tetap memakai pertamax. Biar mesim mobil saya awet," ucap Febrianto saat mengantre di SPBU Jalan Sunandar Priyo Sudarmo, Sidoarjo, Jumat (1/4/2022). Ia khawatir bila menggunakan BBM yang RON nya lebih rendah, mesin akan nglitik dan lebih cepat rusak. "Lha standar dari pabriknya segitu e, minimal RON 92," kata wiraswastawan ini.
Hal lain diungkapkan Lukman Arif, warga Perumahan Bluru Kidul Sidoarjo yang sebelumnya selalu menggunakan pertamax. "Saya berpindah ke pertalite aja deh. Kenaikan terlalu tinggi. Kata mas bengkel tidak begitu berpengaruh pada mesin mobil," terangnya. (yud)
Baca juga: Penipuan CPNS Kemenimipas, Warga Sidoarjo Setor Rp625 Juta hingga Ikut Tes Fisik
Baca juga: Gubernur Khofifah Komitmen Gencarkan Pasar Murah Jaga Daya Beli Masyarakat Pasuruan dan Sidoarjo
Editor : Satria Nugraha