KLIKJATIM.Com | Malang - Jumlah warga Kota Malang yang menjalani isolasi mandiri (Isoman) akibat penularan Covid-19 kini tinggal 500 orang. Pada saat yang sama bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit juga tinggal 9 persen.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, jumlah pasien Isoman tersebut menurun drastis dibandingkan beberapa waktu lalu saat kasus Covid-19 melonjak.
Baca juga: Polres Malang Obrak Arena Judi Sabung Ayam Sumbermanjing
“Yang Isoman di Kota Malang saat ini hanya 500 pasien. Kan awal isoman 3.000-an sekarang sudah 500,” ujarnya.
Baca juga: Jago #Cari_Aman Bersama Honda BeAT: Berkendara Nyaman untuk Mobilitas Harian di Kota Malang
Ia juga menyampaikan, untuk saat ini keterisian Bed Occupation Rate (BOR) di 11 Rumah Sakit (RS) Rujukan di Kota Malang berada diangka 9,32 persen.
“Keterisian RS untuk IGD 0 persen. ICU terkadang dari ruangan pindah karena penurunan kondisi ada 42,59 persen ICU-nya. Ruang isolasi rawat inap itu ada di 26 persen,” terang Husnul.
Baca juga: Polres Malang Ungkap Pembalakan Liar di Sumbermanjing Wetan
Sedangkan untuk tempat Isolasi Terpusat (Isoter) khusus untuk warga Kota Malang di SKB Pandanwangi, disebutkan Husnul sudah tidak terisi sejak tujuh hari lalu. “SKB kosong 0 persen sudah masuk hari ke 7 sekarang,” tandasnya. (ris)
Editor : iwan Irawan