KLIKJATIM.Com | Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menilai peran perawat dalam pengendalian Covid-19 di Jatim terbukti signifikan saat pandemi. Pun dengan penanganan kesehatan non Covid-19.
Baca juga: Khofifah Undang Warga Jatim Meriahkan Tahun Baru Islam Lewat Jalan Sehat di Al Akbar
Berdasarkan data Dinkes Jatim, saat ini jumlah perawat di Jatim per 31 Desember 2021 mencapai 64.390 orang yang tersebar di Rumah Sakit, Puskesmas dan Fasilitas Layanan Kesehatan di Jatim.
Khofifah menyebut, dedikasi perawat khususnya di pandemi patut diapresiasi. Selama 24 jam penuh secara bergantian, para perawat telah memberi pendampingan kepada pasien maupun layanan kesehatan kepada masyarakat.
"Perawat kita ini menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan kesehatan di Jatim dalam penanganan Covid-19. Mereka meninggalkan keluarganya dalam bertugas bahwa bertaruh nyawa ketika melayani pasien yang sedang terpapar Covid-19 di rumah sakit. Atas seluruh dedikasinya saya sangat bangga dan menaruh hormat yang tinggi," ujarnya, Kamis (17/3/2022).
"Tidak sedikit dari mereka yang gugur menghadapi pandemi yang sampai saat ini belum terus melandai. Semoga pandemi ini segera berakhir dan dunia kembali pulih," imbuhnya.
Khofifah pun menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh perawat dan tenaga medis seluruh Indonesia, khususnya Jatim, yang telah menjadi garda terdepan selama pandemi Covid-19.
"Selamat Hari Perawat Nasional 2022 kepada seluruh perawat Indonesia. Terimakasih atas cinta, dedikasi dan pengorbanan waktu, usaha, tenaga serta materi demi memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh anak bangsa," tegasnya. (ris)
Baca juga: Wagub Emil: Madura Siap Cetak SDM Kesehatan Unggul Masa Depan
Baca juga: Hadiri Wisuda 866 Santri Tahfidz, Khofifah Tekankan Pentingnya Menjaga Hafalan dan Budaya Literasi
Editor : Redaksi