Terakhir Ketemu Beli Gorengan, Bujang Lapuk Asal Tulungagung Tewas Membusuk di Rumah

klikjatim.com
Polisi saat mengevakuasi jenazah YM. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Warga Desa Tawangsari, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, geger dengan kematian bujang lapuk berinisial YM. Saat itu pria berusia 57 tahun ini sudah dalam kondisi tak bernyawa dan membusuk di rumahnya.

Awalnya, kecurigaan muncul setelah ada bau busuk yang tercium oleh ibu korban pada Minggu (13/3/2022) siang sekitra pukul 13.30 WIB. Nah, usai mencium bau busuk tersebut akhirnya sang ibu melaporkan kecuriagaanya itu kepada perangkat desa setempat.

Baca juga: 416 Badan Usaha di Tulujgagung Daftarkan Pekerja sebagai Peserta JKN

Korban sendiri tinggal bersebelahan dengan rumah ibunya. Namunya keduanya tidak intens melakukan komunikasi.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nenny Sasongko mengatakan, usai perangkat desa dan petugas datang kondisi korban sudah meninggal dunia dalam keadaan tengkurap.

"Benar telah ditemukan orang meninggal dunia di dalam rumah, dan saat ini korban telah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan," ujarnya pada Senin (14/3/2022).

Nenny menjelaskan, sesuai keterangan sejumlah saksi menyebutkan bahwa korban terakhir terlihat pada Jumat (11/3/2022). Saat itu (korban) sedang membeli gorengan di sekitar rumahnya.

Saat itu korban mengeluhkan perut dan lambungnya yang sakit.

Baca juga: Satpol PP Tertidur Usai Miras, Maling Bebas Checkout Barang Disbudpar Tulungagung

"Korban sempat mengeluhkan sakit pada bagian lambungnya saat makan. Setelah itu korban kembali ke rumah seperti biasa," jelasnya.

Perangkat desa dan petugas yang datang ke lokasi terpaksa mendobrak pintu rumah perjaka yang sehari-hari bekerja sebagai tukang servis mesin jahit tersebut. Sebab saat petugas datang, pintu dalam keadaan terkunci.

"Saat ditemukan kondisinya tengkurap di ruang kerjanya, dalam keadaan sudah membusuk," ucapnya.

Baca juga: Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan

Pasca dievakuasi, polisi langsung melakukan pendalaman dan hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.

YM diduga meninggal karena sakit yang dialaminya tersebut.

"Tidak ada tanda penganiayaan, dugaan sementara meninggal karena sakit," pungkas Nenny. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru