KLIKJATIM.Com | Gresik--Seorang santri di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar, Gresik ditemukan meninggal dunia di dasar Telaga Dusun Doho, Desa Banjarsari.
Baca juga: Santri Asal Kediri Hilang Terseret Ombak Saat Outing Class di Pantai Pangi Blitar
Santri tersebut M. Fitroni Nur (26). Diduga korban tidak bisa berenang. Dari informasi yang dihimpun, korban keluar pondok sekitar pukul 16.00 Wib untuk bermain bola di lapangan setempat.
Kanit Reskrim Polsek Manyar, Ipda Joko Supriyanto mengatakan, setelah main bola korban bersama teman-temannya membersihkan baju dan berenang di telaga tersebut.
"Dari keterangan saksi-saksi korban tenggelam sekitar pukul 17.30 WIB, di Telaga Dusun Doho, Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar, dan ditemukan telah meninggal. Dilaporkan ke Polsek pukul 18.30 WIB," ujanya, Minggu (6/3/2022).
Dikatakan Joko, korban sempat meminta tolong dengan melambaikan tangan. Namun tidak lama kemudian korban tenggelam ke dasar telaga.
"Saat berenang itulah menurut saksi, korban sempat melambaikan tangannya dan langsung tidak kelihatan tenggelam ke dasar telaga," tambahnya.
Mengetahui temannya tenggelam, saksi Ferdi dan Zidan berupaya mencari di dasar telaga dan akhirnya menemukan tubuh korban lalu di angkat ke atas. Sayangnya, ketika diperiksa bidan Desa Banjarsari, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Baca juga: Fasilitas IPAL Belum Sesuai Standar, Operasional Dapur MBG di Kabupaten Gresik Dievaluasi
Usai kejadian, pihak keluarga korban menyatakan sudah menerima atas kejadian tersebut dikuatkan dengan membuat surat pernyataan.
Berdasarkan data yang didapat, korban merupakan salah satu warga KH Kholil No 3 Gresik Kota Baru (GKB). Sementara saksi-saksi yang juga teman korban yakni Zidan (21), bealamat dibDesa Luhuk, Kecamatan Mual, Kabupaten Maluku dan Ferdi (16), beralamat di Moncong, Kecamatan Bale, Kabupaten Pemalang.(mkr)
Editor : Abdul Aziz Qomar