Preman Kampung di Nganjuk Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dikeroyok Belasan Orang

klikjatim.com
Ilustrasi aksi pengeroyokan pelajar di Kabupaten Ngawi. (ist)

KLIKJATIM.Com I Nganjuk - Seorang preman kampung di Nganjuk tewas dikeroyok warga pada Minggu (27/2) dini hari. Korban yang dikenal galak ini bernama Event Suhartono (33), warga Desa Sumberurip, Berbek. Terdapat banyak luka di tubuhnya yang tergeletak di pinggir jalan kampung desa setempat.

"Jadi kejadian pengeroyokan pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Korban memang seorang yang bisa dikatakan preman," ujar Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson, Senin (28/2/2022).

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

Ditambahkan, selama ini korban memang dikenal sering membuat resah warga karena sering berulah dan mengganggu kenyamanan. Korban yang sering mabuk-mabukan merupakan residivis dalam kasus pengeroyokan dan curanmor.

"Korban memang meresahkan masyarakat. Setiap hari mabuk dan juga melakukan pemalakan ke warga," jelasnya.

Baca juga: Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih

Kronologis pengeroyokan ini bermula ketika korban pulang dari warung dan dipukul salah satu pelaku. Karena kondisi korban yang tidak sadarkan diri langsung dikeroyok oleh 13 pelaku. Ada yang memakai senjata tajam, batu, bata dan tangan kosong.

Setelah kejadian pengeroyokan ini, 8 pelaku berhasil diamankan polisi dan 5 lainnya masih buron. Polisi masih mendalami kasus ini, ada tidaknya unsur perencanaan. (*)

Baca juga: Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru