KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Polisi masih mendalami kecelakaan maut antara bus dan kereta api yang menewaskan 6 orang di Tulungagung, pada Minggu (27/2/2022) kemarin. Dalam tahap pemeriksaan saksi ini ada beberapa orang yang dimintai keterangan.
"Kita masih melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi untuk mendalami kecelakaan kemarin," ujar Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Muhammad Bayu Agustyan pada Senin (28/2/2022).
Baca juga: Bikin Resah Warga, Pemuda di Jember Rekayasa Aksi Begal Demi Dapat Uang Orang Tua
Menurutnya, sampai saat ini total ada 5 orang yang dimintai keterangan sebagai saksi. Mereka adalah orang-orang yang ada di dalam bus dan menyaksikan langsung kejadian tersebut. Termasuk sopir bus berinisial SD (35), warga Tulungagung.
"Saksi total yang kita mintai keterangan ada 5 orang. Termasuk sopir bus yang mengalami kecelakaan," jelasnya.
Baca juga: Gelap Mata Akibat Judi Online, Tenaga Kesehatan di Jember Nekat Gasak Motor
Bayu menyebutkan bahwa sopir bus sempat shock dan menjalani perawatan karena mengalami luka lecet di bagian tubuhnya. Namun, kondisi yang bersangkutan sudah stabil dan bisa menjalani pemeriksaan lagi oleh anggotanya.
"Kondisi sopir kemarin sempat shock dan mengalami luka lecet, kalau sekarang sudah bisa menjalani pemeriksaan," terangnya.
Baca juga: Resahkan Warga Demi Konten, Tiga Pemuda Pembuat Hoaks Penampakan Pocong di Jember Diamankan Polisi
Selanjutnya, Bayu belum bisa menyampaikan banyak hal mengenai hasil pemeriksaan. Mantan Kanit Regident Polres Malang Kota ini mengisyarakatkan bahwa hasil pemeriksaan sopir dan saksi-saksi akan disampaikan secara langsung dan resmi oleh Kapolres Tulungagung.
"Kalau hasilnya nanti akan disampaikan dalam rilis oleh pimpinan," pungkasnya. (nul)
Editor : Iman