KLIKJATIM.Com | Surabaya - Di tengah gelombang ketiga Covid-19, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jatim dari catatan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur (Jatim) terpantau stabil dan progresif. Bahkan di periode sama di tahun lalu, jumlah penerimaan tahun ini justru mengalami peningkatan.
"Alhamdulillah, tren PAD Jatim dari Bapenda relatif stabil bahkan progresif. Tidak ada kontraksi," ungkap Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (19/2/2022).
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
Berdasarkan data Bapenda Jatim per 17 Februari 2022, penerimaan kas PAD Jatim mencapai Rp1,56 triliun atau 10,95�ri target PAD tahun 2022 sebesar Rp14,25 triliun. Dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama, penerimaan PAD tahun ini meningkat 0,85%.
"Perbandingan Year on Year (YoY), sangat penting. Pasalnya untuk mengukur seluruh kinerja keuangan dari Pemprov Jatim," jelasnya.
Baca juga: Peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE/2026, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Menguatkan Persaudaraan
Menurut Khofifah, capaian tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kesadaran masyarakat Jatim dalam membayar pajak. Selain itu, kata dia, sebagai penanda bahwa kondisi perekonomian masyarakat Jatim cukup baik.
Apalagi, dalam pencapaian target pajak tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan saja. Tapi juga daerah-daerah melalui UPT Bapenda.
Baca juga: Khofifah Soroti Pasokan SPHP dan Minyakita di Pasar Klojen, Minta Distribusi Segera Diperkuat
Sebanyak 3 UPT di Kabupaten Madura sudah memenuhi target PAD Jatim dari sektor pajak. "Begitupun 7 UPT lainnya di Jatim yang telah mampu memenuhi target pajak di awal tahun. Ini merupakan kinerja luar biasa," tuturnya.
Dengan target PAD sebesar 12,45% per tanggal 17 Februari, tercatat 10 UPT mampu memenuhi targetnya. Antara lain Pasuruan 16,47%, Sumenep 16,03%, Bangkalan 16,02%, Jombang 15,77%, Sampang 15,75%, Malang Kota 15,74%, Surabaya Timur 15,56%, Sidoarjo 15,41%, Surabaya Utara 15,24�n Mojokerto 15,19%. (nul)
Editor : Redaksi