Progres Tol Probolinggo Banyuwangi Masih Tahap Pembebasan Lahan

klikjatim.com
Proyek jalan tol Probolinggo-Banyuwangi diharapkan tuntas pada 2025 mendatang. (ist)

KLIKJATIM.Com | Jakarta - Pembebasan lahan ruas tol Probolinggo- Banyuwangi yang ditargetkan tuntas akhir 2021 meleset. Hingga awal Februari 2022 ruas pamungkas atau akhir dari jaringan tol Trans Jawa yakni Probolinggo-Banyuwangi masih dalam tahap pembebasan lahan.

Meski demikian ruas tol wilayah Timur Jawa ini terus dikejar pembangunannya, wakau  sempat menemui sejumlah masalah.

Baca juga: Hari Keluarga Nasional Ke-33, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Ketahanan Melalui Kehadiran Ayah dan Kolaborasi Pengasuhan

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Herry Trisaputra, mengakui bahwa dari studi kelayakan terbaru, belum semua ruas tol kondisi lalu lintasnya layak. Baru sebagian yang layak.

"Analisis kelayakan baru dengan kondisi lalu lintas yang baru layak sampai Besuki. Dari Besuki sampai Banyuwangi sedang di exercise saat ini kalau mau dipercepat ini masih butuh dukungan, saat ini masih dalam proses evaluasi," jelasnya dalam Rapat dengar Pendapat dengan Komisi V DPR RI, Rabu (16/2/2022).

Baca juga: Ekspansi ke Kota Pudak, Wingstop Resmi Buka Gerai Perdana di Icon Mall Gresik

Sebelumnya, pembangunan tol Probolinggo-Banyuwangi ini ditargetkan mulai konstruksi pada tahun 2022 ini. PT Jasa Marga Probolinggo Banyuwangi selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tol ini menargetkan pembebasan lahan seksi 1 selesai pada tahun 2021 kemarin.

Namun, mengutip laporan Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR, per 7 Februari tol sepanjang 172,9 km ini masih dalam proses pembebasan lahan. Untuk seksi satu masih 32�n seksi 2 baru 2,9%, sementara seksi 3 masih belum ada lahan yang dibebaskan.

Baca juga: Padukan Fashion dan Safety Riding, 200 Pengendara New Honda Stylo 160 Ramaikan Kota Banyuwangi

Rincian ruas seksi satu merupakan dari Probolinggo - Besuki sepanjang 29 km, seksi 2 Besuki - Bajulmati (kabupaten Situbondo) sepanjang 110 km, dan seksi 3 Bajulmati - Ketapang (kabupaten Banyuwangi) sepanjang 31 km.

Tol ini merupakan titik akhir jaringan jalan tol Trans Jawa dimana akan dikelola BUJT selama 35 tahun. Adapun total investasi diperkirakan mencapai Rp 23,3 triliun. (ris)

Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru