Pertanyakan Kelanjutan Kasus, Para Korban Calon PMI ke Amerika Serikat Datangi Polres Tulungagung

klikjatim.com
Widiyanto saat menunjukkan bukti laporan. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Korban dugaan penipuan dengan modus pemberangkatan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Tulungagung, kembali mendatangi Mapolres setempat, Selasa (15/2/2022). Mereka datang untuk mempertanyakan perkembangan kasus yang telah dilaporkan sejak Oktober 2021 silam.

"Laporan sudah masuk Oktober lalu. Untuk total korban sebenarnya 20 orang, tetapi yang melapor hanya 10 orang," kata Koordinator aksi, Widiyanto.

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, 78 Personel Polres Bojonegoro Terima Tanda Kehormatan Negara

Dalam kasus ini, para korban melaporkan salah satu perusahaan pemberangkatan PMI ke luar negeri yang berkantor di Kabupaten Tulungagung.

Sebelumnya perusahaan tersebut menjanjikan pemberangkatan para korban ke Amerika Serikat pada bulan April sampai Agustus 2021 lalu. Tapi faktanya tak seorang pun berangkat ke negara Paman Sam---julukan untuk Amerika Serikat---sampai sekarang.

Upaya mediasi dengan pihak perusahaan sejatinya telah dilakukan. Namun, lanjut dia, para korban justru mendapatkan sambutan yang kurang baik.

Baca juga: Petaka Sopir Mengantuk, Xpander Seruduk Motor, PKL, hingga Warung Sembako di Sumenep

"Sebenarnya pemberangkatannya itu beragam, ada yang bulan April, Agustus, September. Tetapi nyatanya juga tetap tidak diberangkatkan," ungkapnya.

Widiyanto menerangkan, awalnya korban mengetahui perusahaan tersebut dari iklan di media sosial (medsos). Perusahaan mengaku mampu memberangkatkan para korban ke Amerika dengan gaji yang menggiurkan. Tapi dengan syarat harus melunasi biaya pemberangkatan sebesar Rp50 juta sampai Rp100 juta.

"Kami ingin mengetahui sejauh mana perkembangan laporan yang kami sampaikan, sehingga jangan sampai ada korban-korban lainnya," terangnya.

Baca juga: Menatap Masa Depan Energi: IPA Optimistis Industri Hulu Migas Tetap Menjadi Pilar Ekonomi Nasional

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Christian Kosasih mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi korban. Jika sudah cukup, pihaknya akan melanjutkan dengan meminta keterangan saksi terlapor.

"Nanti kalau sudah ada perkembangan akan kami informasikan. Sementara biar kami lakukan penyelidikan dahulu," ucapnya. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru