Pembangunan Pasar Sidayu Terbakar Bisa Dikerjakan Tahun Ini

Reporter : Abdul Aziz Qomar

KLIKJATIM.Com | Gresik—Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik berencana memulai revitalisasi Pasar Sidayu yang terbakar tahun ini. 

Namun begitu, Kepala Diskoperindag Kabupaten Gresik Agus Budiono mengaku belum bisa memastikan kapan pembangunan itu akan dilakukan.

Baca juga: Balon Udara yang Diduga Bermuatan Petasan Meledak di Atap Rumah Warga Gresik, Dua Orang Terluka Ringan

"Dan juga biayanya, masih dihitung," tutur Agus.

Namun demikian, pihaknya telah mengusulkan anggaran perbaikan pasar Sidayu senilai kurang kebih tujuh miliar rupiah dalam forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Ini untuk mengantisipasi jika di tahun ini  (2022) belum bisa dilakukan pembangunan, sehingga kita usulkan realisasi pasar Sidayu Gresik, diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023 dengan anggaran Rp 7 miliar," tutur Agus.

Baca juga: SiLPA APBD Gresik 2025 Tembus Rp452 Miliar, Lebih Besar dari Belanja Modal

Selain itu, Diskoperindag juga mengusulkan anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang akan diperuntukkan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM )sebesar 23 miliar rupiah.

"Tujuan PEN yaitu memberdayakan pelaku (UMKM) dan pelaku-pelaku lainnya. Sehingga menggairahkan pelaku ekonomi lainnya yang ada di Gresik," imbuh Agus.

Baca juga: Tinggalkan Kunci di Dashboard Saat Tidur, Motor Pekerja Car Wash di Gresik Raib Digondol Rekan Sendiri

Sementara itu, Perencanaan Ahli Muda Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Gresik, Khurin In Noviarani mengatakan, forum OPD digelar untuk menyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah dengan usulan program kegiatan musrembag kecamatan. Kemudian mempertajam indikator dan kinerja program dan kegiatan perangkat daerah.

"Selain itu menyelaraskan program dan kegiatan antar perangkat daerah dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran dan menyesuaikan pendanaan program kegiatan berdasarkan program indikator," katanya.(mkr)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru