Hunting di Jombang, Khofifah Temukan Desa Penghasil Manik-manik Kelas Eropa

klikjatim.com
Gubernur Khofifah melihat proses pembuatan hingga penjualan manik-manik di Desa Plumbon Gambang, Jombang

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Usai meninjau sentra batik di Tuban beberapa waktu lalu, kini Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kembali optimis satu desa di Jombang bisa menjadi desa devisa.

Baca juga: Khofifah Undang Warga Jatim Meriahkan Tahun Baru Islam Lewat Jalan Sehat di Al Akbar

Desa tersebut adalah Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Jombang, yang terkenal sebagai penghasil manik-manik berbahan dasar limbah beling. Selain diminati pasar domestik, manik-manik buatan desa tersebut juga sudah menembus pasar di negara kawasan Asia, Afrika dan Eropa.

"Kita memang harus hunting untuk menemukan desa-desa mana di Jatim yang potensial dijadikan desa devisa. Kami turun dan melakukan asesmen sendiri, tapi tentu saja yang menentukan tetap LPEI," jelas Khofifah, Minggu (13/2/2022).

Diketahui, LPEI sendiri memberikan kuota kepada Jatim sebanyak 15 desa untuk dijadikan desa devisa pada tahun 2022 ini. "Tetapi saat ini yang telah siap ada 20 desa. Kita akan mengajukan semua," katanya.

Sementara itu, Wartiah, salah satu perajin mengungkapkan bahwa sebelum pandemi Covid-19, tak kurang dari 10 negara di Asia dan Eropa menjadi pelanggan tetap manik-manik yang diproduksi para perajin.

Selain pasar luar negeri, manik-manik dari Desa Plumbon, Gambang, juga sangat diminati di dalam negeri. Provinsi Bali, NTT dan beberapa provinsi di Kalimantan, menjadi pasar tetap produk manik-manik asal desa tersebut. "Meskipun ekspor ke luar negeri semenjak pandemi memang menurun, tapi disini kami sudah pernah ekspor hingga Madrid," katanya.

Terkait diusulkannya Desa Plumbon Gambang sebagai Desa Devisa, Wartiah mengatakan jika dirinya sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian Gubernur Khofifah yang menjadikan usahanya bersama warga desa Plumbon Gambang Jombang bisa lebih maju.

"Terima kasih ibu Gubernur, semoga kami semua pengrajin manik-manik bisa menerima dampak baik dan berharap dengan sangat bisa menjadi salah satu dari 15 desa devisa," pungkasnya

Baca juga: Wagub Emil: Madura Siap Cetak SDM Kesehatan Unggul Masa Depan

Sebagai informasi, di Desa Plumbon Gambang terdapat 125 unit pengusaha manik manik, dengan pekerja 1.200 orang yang berasal dari masyarakat sekitar baik Perempuan maupun laki-laki.  (ris)

Baca juga: Hadiri Wisuda 866 Santri Tahfidz, Khofifah Tekankan Pentingnya Menjaga Hafalan dan Budaya Literasi

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru