Korban Banjir Pasuruan Butuh Makanan, PDIP Siapkan Sebagian

klikjatim.com
Ketua PDIP Pasuruan memberikan bantuan pada korban banjir. (Didik Nurhadi/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com l Pasuruan - Korban banjir di Desa Kedungboto, Kecamatan Beji pada Rabu (4/3/2020) siang mengalami kekurangan makanan. Beberapa pihak akhirnya mengirimkan bantuan, salah satunya dari DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan.

[irp]

Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro

Ketua DPC PDI P Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi bersama pungurus partai mengajak diskusi warga untuk mengatasi persoalan langganan setiap musim penghujan.

"Tingginya curah hujan jadi salah satu penyebab terjadinya banjir di wilayah Kedungboto. Selain itu, beberapa DAS seperti Wrati, Kedunglarangan, dan Kalimati kondisinya sangat memperhatinkan dipenuhi enceng gondok," jelas Andri.

Langkah awal, lanjut pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, mengurangi banjir di kawasan tersebut, perlu ada normalisasi. Tidak hanya itu, pavingsasi juga diperlukan. "Tembusan jalan bagi anak-anak sekolah ke Bangil. Jangan sampai mereka tidak bersekolah karena banjir," tambahnya.

Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir

Semua aspirasi warga akan  ditampung dan disampaikan kepada pemerintah. Ia menyarankan, persoalan pokok (banjir) harus didahulukan. "Kami dari FPDI P akan mengupayakan untuk segera menyelesaikan persoalan banjir ini," pungkasnya.

[irp]

Baca juga: Peringati Hari Kartini, Bupati Bojonegoro Ajak Perempuan Tampil di Garda Depan Pembangunan

Sementara, Sodikin, Kasun Gedang Kluthuk, Desa Kedungboto mengatakan, warga memang sudah sangat menginginkan perubahan agar rumahnya tidak menjadi langganan kebanjiran. "Kami minta normalisasi dituntaskan. Kemarin memang sudah dilakukan tapi belum tuntas. Mudah - mudahan bisa segera diselesaikan. Kami juga minta peninggian jalan desa. Kami berharap, semoga persoalan ini ada jalan keluarnya dan segera terselesaikan," tutupnya. (dik/bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru