KLIKJATIM.COM | Ponorogo--Sebanyak 25 bayi di Ponorogo lahir tepat pada tanggal 2 Februari 2022. Tanggal tersebut lazim disebut tanggal cantik, yakni 2-2-2022. Bayi itu lahir di RSU Darmayu Ponorogo.
"Sejauh ini yang lahir secara operasi caesar ada 24 bayi. Sedangkan bayi yang lahir normal ada 1 bayi. Totalnya 25 bayi," kata Humas RSU Darmayu, Evita Ratna Sari, Rabu (2/2/2022).
Baca juga: Kejari Ponorogo Musnahkan Barang Bukti Yang Didominasi Narkoba
Dia menjelaskan, seorang bayi lahir pada pukul 00.01 WIB. Proses lahirannya normal alias tanpa melalui operasi. Sementara 24 bayi lainnya yang lahir melalui operasi caesar ada yang lahir pada dini hari dan juga direncanakan oleh dokter spesialis kandungan.
Evi mengatakan jika direncanakan dan tidak ada indikasi tentu tidak bisa diklaim dengan menggunakan BPJS. Mereka semua merupakan pasien umum.
"Syarat khusus tidak ada. Tapi memang kalau BPJS harus ada indikasi. Kalau permintaan lahir pada tanggal cantik ya harus umum," katanya.
Dia mengaku 25 bayi lahir itu dibantu oleh 3 dokter spealis yang dimiliki oleh RSU Darmayu. Mereka adalah dr Arief Prijatna, dr.Aditya Nugrahanto dan dr.Fanni Priyonugroho.
Menurutnya, ibu yang melahirkan di RSU pada tanggal cantik cukup banyak. Mereka yang merencanakan lahiran secara caesar harus indent terlebih dahulu.
"Jadi banyak yang pesan jauh hari. Jika tidak kehabisan tempat. Secara global kapasitas ada 45 tempat tidur khusus ibu melahirkan," tambahnya.
Baca juga: Sisihkan Uang Ngudek Kopi di Ponorogo, Wahyudi Akhirnya Berangkat Haji Tahun Ini
Pun, pada tanggal cantik ini, bayi dan ibu mendapatkan hadiah dari RSU Darmayu. Yakni satu set baby care, satu set baby born sertifikat.
Sementara salah satu pasien bernama Siti Nur Afia mengaku memang meminta melahirkan pada tanggal cantik 2-2-22. Dia pun rela memundurkan lahir si jabang bayi.
"Kemarin kan harus minggu kemarin. Saya kerja di bank, mintanya awal bulan, memang direncana tanggal 2. Pas momen ya, pas tanggal cantik," tuturnya.
Dokter yang menanganinya pun memperbolehkan mundur dari Hari Perkiraan Lahir (HPL). Pasalnya saat dicek, tidak ada masalah ketuban dan fisik.
Baca juga: Pulang Ngaji, 2 Bocah Ponorogo Ditemukan Tak Bernyawa di Kubangan
"Permintaan sendiri, sarannya minggu kemarin. Tapi ini sudah usia 39 minggu," jelas warga Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo ini.
Dia juga sudah berencana memberi nama anaknya Arsenio Wikandaru. "Lahirannya juga nanti jam 2. Tambahnya cantik kan," pungkasnya.(mkr)
Editor : Fauzy Ahmad