KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Gelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Pemkab Bojonegoro melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro melakukan proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023 secara partisipatif guna mengoptimalkan hasil pembangunan di Bojonegoro kedepan.
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, 78 Personel Polres Bojonegoro Terima Tanda Kehormatan Negara
"Acara ini merupakan salah satu rangkaian dalam proses penyusunan RKPD Bojonegoro 2023," ujar Sekda Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah Senin (31/1/2022) kemarin
Ia mengatakan, sebelumnya sudah dilaksanakan rangkaian tahapan penyusunan RKPD, mulai rapat orientasi RKPD tahun 2023 hingga bimtek inputing pada 20 Januari dan Musrenbang kecamatan pada Februari nanti. Serta akan dilanjutkan dengan penyusunan renja awal perangkat daerah Kabupaten Bojonegoro Tahun 2023.
Menurutnya, tema pembangunan APBD tahun 2023 berkaitan dengan penguatan ketahanan Ekonomi, Sosial, dan prioritas penyusunan dan kualitas lingkungan melalui infrastruktur dan transformasi digital yang mantab berkelanjutan.
"Ada 17 prioritas program pembangunan telah terealisasi dengan baik, dan pada tahun ini akan dilanjutkan serta di tingkatkan," katanya
Nurul Azizah meminta kepada OPD untuk memperhatikan program prioritas pembangunan Kabupaten Bojonegoro agar bersinergi dengan fokus tema pembangunan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Yaitu pemulihan ekonomi dan pelayanan kesehatan, perlindungan sosial melalui percepatan konektivitas infrastruktur yang mantap.
Dikatakan, tercatat sampai dengan 30 Januari 2022, jumlah usulan masuk sebanyak 1.109 terdiri dari tiga bidang yaitu, bidang ekonomi 150 usulan. Bidang pemerintahan dan pembangunan manusia 183 usulan. Dan Bidangnya infrastruktur dan kewilayahan 776 usulan. "Saya harap usulan tersebut dapat diorientasikan kedalam program pembangunan yang bersinergi dengan pusat," harapnya
Bupati Bojonegoro dalam sambutannya yang pada kesempatan tersebut dibacakan oleh Sekda meminta agar penyusunan RKPD sesuai dan tepat waktu yang ditentukan. Penanganan Pandemi Covid-19 masih menjadi domain dalam beberapa aspek pembangunan, sehingga perlu adanya rumusan program guna mengatasi dampak yang terjadi.
Baca juga: Tebing Bengawan Solo Longsor, Tujuh Rumah di Balen Bojonegoro Terancam Ambrol ke Sungai
"Sebelum pelaksanaan Musrenbang Kabupaten untuk mengakomodir aspirasi perempuan akan dilaksanakan Musrenbang khusus perempuan. Mudah-mudahan dapat dirumuskan hasil yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya
Perlu diketahui, dalam FKP bertempat di gedung Angling Darma, yang dihadiri oleh Wakil DPRD Bojonegoro, Sekda beserta jajaran, Ka OPD dan Camat se Kabupaten Bojonegoro, serta perwakilan tokoh masyarakat, Tokoh pendidikan perguruan tinggi, dunia usaha, BUMD, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi perempuan. (yud)
Editor : M Nur Afifullah