KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Sebelumnya Kabupaten Bojonegoro ditetapkan oleh Dinkes Provinsi Jatim sebagai tertinggi penderita demam berdarah dengue (DBD). Hal tersebut membuat Dinkes Bojonegoro melakukan langkah untuk mengantisipasi adanya DBD.
Baca juga: BPH Migas Dorong Perluasan Jargas Bojonegoro, Baru 55 Persen Alokasi Gas Terserap
Tercatat di Provinsi Jatim, penderita DBD selama Januari 2022 mencapai 977 orang. Dari jumlah tersebut, total kematian ada sebanyak 17 orang.
"Dinkes Bojonegoro terus berupaya menekan kasus DBD dengan terus mengimbau warga untuk pemberantasan sarang nyamuk dengan tuntas," ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bojonegoro Whenny Dyah Prajanti Kamis (27/1/2022)
Ia mengatakan, data di Dinkes, per Januari 2022, tercatat ada 112 kasus DBD. Dikatakan, sejak pertengahan Oktober tahun lalu kasus DBD mulai tampak peningkatan penularannya. Sedang puncaknya di Desember dan Januari 2022 ini.
“Fogging tidak bisa membunuh jentik dan telur nyamuk, sehingga hanya PSN atau pemberantasan sarang nyamuk seminggu sekali dan serentak saja yang bisa mencegah penularan DBD,” tegasnya
Sebagai langkah untuk mengatasi penyebaran nyamuk Aedes Aegypti di rumah, lanjut Whenny, masyarakat diimbau melakukan langkah 3M Plus. Antara lain, menutup dengan rapat tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk, memanfaatkan semua media atau barang yang tidak digunakan seperti kaleng, ban bekas, batok kelapa, plastik, tempat makan hewan peliharaan, vas bunga, dan talang air yang tidak mengalir.
"Jangan lupa menguras bak mandi dan membersihkan dengan disikat agar telur nyamuk yang menempel bisa mati. Ditambah hindari gigitan nyamuk dengan repellen (lotion anti nyamuk),” pungkasnya. (yud)
Perlu diketahui, untuk data penderita DBD tertinggi hingga 24 Januari 2022 di Jatim sebagai berikut :
1. Kabupaten Bojonegoro = 112 orang
2. Kabupaten Nganjuk = 72 orang
3. Kabupaten Malang = 66 orang
4. Kabupaten Ponorogo = 53 orang
Baca juga: Air Bersih Mulai Sulit Didapat, Warga Bondol Dibantu 8.000 Liter dari Polisi
5. Kabupaten Sidoarjo = 53 orang
Sedangkan jumlah kematian DBD tertinggi hingga 24 Januari 2022 antara lain :
1. Kabupaten Pamekasan = 3 orang
2. Kabupaten Bojonegoro = 2 orang
3. Kabupaten Nganjuk = 2 orang
4. Kabupaten Bangkalan = 1 orang
5. Kabupaten Kediri = 1 orang.
Baca juga: Kesadaran Pedagang Naik, Rokok Ilegal Mulai Kehilangan Pasar di Bojonegoro
Editor : M Nur Afifullah