KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan meminta Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf untuk mengevaluasi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kabupaten Pasuruan, Hasbullah. Kadispendik yang baru dilantik ini gaya komunikasinya dinilai tepat dan menimbulkan kegaduhan.
Pernyataan Ketua DPRD Pasuruan itu menanggapi polemik video berisi pidato Hasbullah di hadapan guru dan kepala sekolah yang viral Video viral di media sosial (medsos). Sebab, dalam video itu Hasbullah mengaku menebarkan ancaman kepada wartawan dan LSM yang mengganggu guru dan Kepsek akan mati.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan menyayangkan pidato yang disampaikan Kadispendik, Hasbullah. "Tidak sepantasnya seorang pejabat publik berpidato seperti itu. Apalagi pidato tersebut dilakukan diruang publik," ujar mas Dion sapaanya, Rabu (19/1/2022).
Baca juga: Hujan Deras Akibatkan Bencana Longsor di Tiga Kecamatan di Kabupaten Pasuruan
Politisi PKB meminta Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengevaluasi saudara Hasbullah. "Saya pribadi, sangat prihatin dan menyayangkan statement Kadispendik yang baru dilantik itu," imbuhnya.
[caption id="attachment_95561" align="alignnone" width="300"]
Gaya pidato Kadispendik Pasuruan Hasbullah saat berpidato di depan guru dan kepala sekolah[/caption]
Menurutnya, pidato yang disampaikan Kadispendik, Hasbullah dihadapan guru dan Kepsek sangat tidak pantas. Mengingat dia (Hasbullah Kadispendik) sebagai Kepala OPD kaum berpendidikan, intelektual dan akademisi. "Harusnya dalam tutur kata dan prilaku mencontohkan seorang pemimpin bukan malah sebaliknya," imbuhnya.
"Saya kira, omongan itu tidak pantas keluar dari mulut seorang Kepala Dinas Pendidikan. Pantasnya, omongan itu keluar dari mulut kepala preman, karena tidak bermoral dan tidak intelektual," sambungnya.
Menurutnya, seorang kepala dinas pendidikan menyampaikan pidato yang bisa memberikan uswah hasanah, budi pekerti luhur, baik sikap, perilaku, ucapan yang santun, sejuk dan mengayomi.
"Guru itu digugu dan ditiru. Jadi, saya kira pidato yang disampaikan Hasbullah tidak bisa digugu dan ditiru. Saya akan meminta Bupati untuk mengevaluasi kejadian ini. Tidak bermoral dan beretika sekali," tambahnya.
Baca juga: Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Fasilitas Penunjang SMAN Taruna Madan
Sementara itu Kadispendik Pasuruan Hasbullah berdalih pidato yang disampaikan dihadapan guru dan Kepsek untuk memberikan motivasi kepada Kepsek SD dan SMP yang selama ini takut karena ada ancaman oknum yang tidak bertanggung jawab. "Iya mengancam bukan wartawan atau pun LSM,"kilahnya.
Dikatakan, wartawan dan LSM hanya melakukan fungsi kontrol yang mereka miliki untuk kemajuan dunia pendidikan di Pasuruan.
"Tujuan orasi itu hanya untuk memberikan semangat mas, kepada kepala sekolah, dan katanya memang imajiner. Terima kasih, saya sebagai pimpinan kalau ada masalah komunikasi dan koordinasi demi kebaikan pendidikan," tutupnya. (yud)
Baca juga: MPM Honda Jatim Dukung Program HELMON Polres Pasuruan
Editor : Redaksi