KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Tannyono (56) warga Desa Kalirejo Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Hal tersebut disampaikan Kapolsek Ngraho AKP Mochtarom.
Baca juga: Tudingan Pencemaran Nama Baik Berujung Laporan Polisi, Kades Sumberagung dan Warga Akhirnya Damai
"Tadi pagi sekitar 06:00 WIB ada laporan warga yang meninggal karena gantung diri," ujar Kapolsek Ngraho kepada Rabu (19/1/2022)
Ia menjelaskan, Tannyono adalah seorang guru yang berstatus PNS. Sebelum meninggal, Tannyono sempat bercerita kepada kerabatnya Mashudi (61) karena Tannyono mengeluhkan sakit dan kakinya bengkak.
Setelah itu, Mashudi langsung ke rumah, setelah mengetuk pintu tak ada jawaban, dirinya meminta bantuan kepada tetangga untuk masuk ke rumah. Ternyata pintu rumah tersebut tak terkunci.
"Saat keduanya masuk sudah terdapat Tannyono ditemukan tergantung di kusen kamarnya, lalu melaporkan kepada kami," kata AKP Mochtarom
Kemudian, lanjut Kapolsek, setelah mendapati laporan, tim medis Puskesmas Ngraho melakukan oleh TKP (Tempat kejadian Perkara) dan melakukan pemeriksaan luar pada tubuh korban.
Berdasarkan hasil outopsi luar menyebutkan, korban mengalami patah tulang leher, mulut mengeluarkan cairan, kemaluan mengeluarkan sperma, keluar kotoran dari dubur korban, kaki membengkak, skrotum membengkak. “Saat di periksa tidak ditemukan bukti kekerasan dan tanda-tanda penganiayaan,” ungkap kapolsek Ngraho AKP Mochtarom
Sementara saat dilokasi hadir Kapolsek Ngraho, personel Koramil, Anggota Satpol PP Kecamatan, Tim Medis Puskesmas, kepala Desa Kalirejo, perangkat desa dan warga sekitar. (yud)
Baca juga: Antisipasi Penyebaran Super Flu, Dinkes Bojonegoro Anjurkan Warga Lakukan Vaksinasi Influenza
Baca juga: Gudang Solar Terbakar, Suplai BBM Proyek Irigasi Kali Pacal Jadi Sorotan
Editor : M Nur Afifullah