KLIKJATIM.Com | Madiun - Setelah mendapati satu warga Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun terdeteksi Covid 19 varian omicorn, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun telah melakukan tracing .
Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim
"Total ada 18 orang yang telah kami test antigen, " ujar Kepala Bidang Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Anis Jaka, Sabtu (15/1/2022).
Dia mengaku awalnya belum menunjukkan positif. Namun selang lima hari dilakukan exit test dilakukan Jumat (14/1/2022), terdeteksi 2 orang positif Covid-19.
"Begitu ada yang positif Covid-19, langsung dilakukan tracing kepada keluarga yang terdekat yang kontak era. Dua orang positif," ucap Anis.
Menurutnya yang positif adalah orangtua/ibu dan calon suaminya. Keduanyapun ikut dievakuasi ke RSUD Dolopo untuk menjalani isolasi.
Anis mengatakan, kedua pasien terakhir belum pasti terjangkit virus Covid-19 varian omicron. Pasalnya belum dilakukan Whole Genome Sequencing (WGS).
"Nanti terserah rumah sakit, apakah akan dilakukan sequencing atau tidak, " terang Anis.
Dia menduga kemungkinan besar dua pasien terakhir suspek omicron karena kontak erat.
"Untuk gejalanya ringan. Bahkan pasien yang terjangkit omicron hari ini sudah tidak merasakan gejala. Cuma kemarin agak pilek saja," terang Anis
"Kalau dilihat pasien ini juga sudah mendapatkan vaksin dosis pertama dan kedua saat di Hongkong," pungkasnya.
Sebelumnya, Satu warga Kabupaten Madiun dilaporkan positif Omicron. Pasien diketahui merupakan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru saja pulang dari Hongkong.
Baca juga: Gagal Berangkat Haji, Uang Rp1,2 Miliar Belum Dikembalikan, JWR Diproses Hukum
"Kasus ini merupakan kasus Omicron pertama di wilayah Kabupaten Madiun. Terdektesi Kamis (13/1/2022) lalu," ujar Kepala Bidang Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Anis Jaka, Sabtu (15/1/2022). (yud)
Baca juga: Penusuk Bocah 13 Tahun Diamankan Satreskrim Polres Madiun
Editor : Fauzy Ahmad