Sambang Suku Samin, Gubernur Khofifah Serahkan Warisan

klikjatim.com
Gubernur Khofifah saat dipakaikan kalung selendang dan udeng atas pengukuhan dirinya sebagai 'Keluarga Kehormatan Sedulur Sikep'. (M Nur Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa datang mengunjungi komunitas Samin di pedalaman Kabupaten Bojonegoro, Minggu (23/2/2020). Tepatnya di Dusun Jipang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo. Kedatangan orang nomor satu di Pemprov Jatim ini untuk menyerahkan pengukuhan warisan budaya tak benda (WBTB) kepada suku Samin.

Menariknya lagi, Gubernur perempuan tersebut juga mendapat penghormatan istimewa dengan dikukuhkan sebagai 'Keluarga Kehormatan Sedulur Sikep'. Hal itu ditandai dengan dikalungkannya selendang dan udeng dari masyarakat Samin kepada Khofifah.

Baca juga: BPH Migas Dorong Perluasan Jargas Bojonegoro, Baru 55 Persen Alokasi Gas Terserap

Dalam kesempatan ini Khofifah menyampaikan, ada lima pitutur ajaran leluhur yang sampai sekarang masih relevan di kehidupan masyarakat. Seperti pitutur maraknya kabar hoax atau berita bohong yang berkembang di masyarakat saat ini.

[irp]

“Ojo waton ngomong tapi ngomong seng waton (jangan asal ngomong tapi sekali ngomong banyak manfaat), itu kan dalam sekali artinya. Pitutur itu kalau dipraktikkan di zaman sekarang sangat relevan, yaitu maraknya kabar hoax,” ungkap Khofifah.

Baca juga: Air Bersih Mulai Sulit Didapat, Warga Bondol Dibantu 8.000 Liter dari Polisi

Lebih lanjut, jika berita bohong terus menyebar akan menganggu seduluran (persaudaraan, red), dan menganggu persatuan. Semua ini menjadi pengingat agar masyarakat Samin mengajak warganya, atau warga lainnya untuk tidak bicara sembarang. Artinya, ketika sekali bicara harus banyak manfaatnya.

Dapat diketahui, dalam kesempatan ini Khofifah bersama rombongan disambut hangat oleh Mbah Harjo Kardi. Ia adalah sesepuh dari generasi Samin ke 4.

[irp]

Baca juga: Kesadaran Pedagang Naik, Rokok Ilegal Mulai Kehilangan Pasar di Bojonegoro

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Anna Muawannah menyampaikan terimakasih banyak atas kunjungan Gubernur dan pengukuhan WBTB kepada suku Samin di Bojonegoro. Pasalnya kearifan lokal seperti ini memang harus dijaga bersama-sama.

“Ajaran Samin Sorosentiko ini bisa menjadi kearifan dan penguatan lokal dalam warisan budaya,” pungkasnya. (af/min)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru