Meninggal Saat Menyaksikan Timnas, Kakek asal Tulungagung ini Viral di Tiktok

klikjatim.com
Edy menunjukkan foto almarhum semasa hidup

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Warganet digemparkan dengan beredarnya video tiktok usai pertandingan leg kedua Semifinal antara Indonesia melawan Singapura.

Dalam caption yang ditautkan di video tersebut, pengunggah menyebut bahwa salah satu supporter Indonesia meninggal saat menyaksikan Timnas.

Baca juga: Demo Ricuh di Dinas Pertanian Sampang, Mahasiswa Tuntut Mafia Pupuk Ditindak dan Usut Hilangnya Hand Traktor

"Nonton timnas semalam berujung maut, belum berakhir pertandingan namun ajal sudah menjemput,"  tulisnya.

Setelah dilakukan penelusuran oleh Klikjatim.com, rupanya video tersebut diambil warganet di desa /kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung, pada Minggu (26/12/2021) pagi saat pemakaman alarhum Slamet Harianto (67) warga setempat.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, perwakilan keluarga Alm Slamet, Edy Wiyono (42) mengaku tidak mengetahui tentang beredarnya video tersebut.

Menurutnya, pihak keluarga sama sekali tidak ada kaitannya dengan video yang beredar tersebut, sebab video itu beredar tanpa sepengetahuan pihak keluarga.

"Jujur saya baru taunya hari ini, saya sendiri juga kaget dan menyesalkan beredarnya video itu,kenapa kok diunggah tanpa sepengetahuan keluarga, takutnya malah komentarnya nanti liar kemana mana kalau tidak ada sumber yang jelas,"ujarnya saat ditemui pada Selasa (28/12/2021) di rumahnya.

Menantu almarhum ini mengakui, semasa hidupnya almarhum merupakan pendukung Timnas Indonesia yang selalu menonton laga Timnas Indonesia melalui saluran televisi.

"Kalau bapak ini pokok yang main Indonesia pastii nonton, kalau yang lain lain ndak senang, tapi kalau Timnas pasti nonton,"ucapnya.

Bahkan dirinya pernah mendapatkan cerita jika semasa mudanya, almarhum aktif bermain sepakbola di lingkungannya, sebagai pemain belakang.

Baca juga: Ekonomi Nasional Menguat, Arus Peti Kemas Pelindo Terminal Petikemas Tumbuh 6,87 Persen di 2025

Namun kondisi Edy sejak setahun terakhir mengalami penurunan dan harus menjalani pengobatan rutin untuk sakit jantung yang dialaminya

"Saya taunya juga dari tetangga sebaya, katanya dulu bapak ini main sebagai Bek di lapangan perhutani sebelah sini," jelasnya.

Ketika peristiwa tersebut terjadi, menurut Edy, almarhum sedang menonton pertandingan Timnas seorang diri di lokasi toko yang ada di bagian depan ruang rumahnya, sedangkan istri dan cucunya berada di ruangan lain.

Sama seperti kebiasannya sehari hari, almarhum selalu ekspresif setiap kali menyaksikan Timnas berlaga, beberapa kali sorak hore dan teriakan terdengar walaupun sendirian saat nonton Timnas.

"Pas lawan Malaysia sebelumnya itu juga sudah diingatkan, agar tidak usah menonton kalau sampai teriak teriak," terangnya.

Baca juga: Tudingan Pencemaran Nama Baik Berujung Laporan Polisi, Kades Sumberagung dan Warga Akhirnya Damai

Namun tiba tiba menjelang pertandingan usai, istri korban curiga karena almarhum tidak terdengar suaranya sama sekali, lalu cucunya mencoba membangunkan rupanya almarhum Slamet sudah tidak sadarkan diri.

"Akhirnya kok diam,terus sama cucunya ini dilihat sudah dalam keadaan duduk di depan tivi,"ungkapnya.

Mengetahui keadan tersebut, keluarga langsung membawa almarhum ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan, namun sesampainya di Puskesmas, almarhum sudah dinyatakan meninggal dunia.

"Langsung dibawa ke Puskesmas namun sampai sana sudah dipastikan meninggal dunia," pungkasnya. (bro)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru