KLIKJATIM.Com | Sidoarjo—Bakal Calon Bupati Sidoarjo Bambang Haryo Soekartono tidak menggubris hasil survey yang dirilis lembaga survey Alvara Reseacrh Centre menyambut Pilbup Sidoarjo 2020. Dengan tegas politisi Partai Gerindra itu menyatakan tidak terpengaruh dengan hasil survey semacam Alvara.
"Mengenai survei dari Alvara itu ya kita terima kasih saja, dan tim kita tidak terpengaruh dengan survei-survei semacam itu, karena kita hanya gunakan parameter yang resmi, sejauh ini tim tetap solid bergerak. Jadi biar masyarakat yang menilai," kata Bambang.
Baca juga: Tuntut Transparansi UKT, Ratusan Mahasiswa Geruduk Rektorat Universitas Jember
Bambang mengaku mengapresiasi hasil survei tersebut. Hasil survei Alvara itu, membuat tim BHS semakin kuat dan bekerja keras menatap kontestasi Pilbup Sidoarjo.
[irp]
Akan tetapi, kata Bambang, dirinya lebih memilih hasil dari lembaga survey yang kredibel dan memiliki reputasi yang bagus serta menjadi parameter oleh partai di Sidoarjo.
"Ada lembaga survei, Republik Institute, Saiful Mujani Research Center (SMRC) digunakan Partai Demokrat, kemudian PKB menggunakan Pusdeham, Golkar menggunakan LSI dan indobarometer, Poltracking, PDIP gunakan LSI dan Denny JA, kemudian Gerindra menggunakan Charta Politika yang mana ini paling disukai pak Prabowo, tentu hanya mempercayakan kepada lembaga survei yang kredibel saja," kata Bambang Haryo,
Baca juga: Wujudkan Asta Cita, Bojonegoro Masuk Daftar 15 Kabupaten Berkinerja Terbaik Nasional
Dia melanjutkan, lembaga survei harus mengedepankan independensi dan sesuai dengan metedologi ilmiah, serta tidak berdasarkan orderan atau pesanan salah satu pihak, untuk melakukan framing.
[irp]
Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo Suwono saat dimintai konfirmasi terkait hasil survey yang dikeluarkan Alvara menjawab hal yang sama dengan Bambang. Dia mengaku tidak terpengaruh dengan hasil survey tersebut.
Baca juga: Nekat Akhiri Hidup, Remaja Jember Ditemukan Meninggal Dunia di Belakang Ponpes
“Survey itu justru membuat tim dari Bambang Haryo berkerja lebih keras lagi sehingga menorehkan hasil terbaik, karena perjalanan masih panjang,” ujarnya.
Sebelumnya, survei Alvara Research Center menjelang Pilbup Sidoarjo 2020 menempatkan popularitas sejumlah nama dalam tingkatan berbeda. Popularitas, Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor menduduki posisi pertama dengan tingkat kedikenalan publik mencapai 69,1 persen. Kemudian disusul Kelana Aprilianto dengan 49,9 persen, lantas Bambang Haryo Soekartono 29 persen dan Nur Ahmad Syaifuddin sebesar 20 persen. Kemudian Hidar Assegaf 14,3 persen, Ahmad Amir Aslichin 10,9 persen dan Bahrul Amig 10 persen. (mkr)
Editor : Redaksi