KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Ratusan warga Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung menggelar aksi masa di depan kantor desa, Senin (20/12/2021). Aksi ini buntut beredarnya video Kades Aryojeding di halaman salah satu hotel yang ada di kabupaten Blitar.
Dalam video tersebut, Kades Ali Amirudin sempat mengancam perekam video tersebut, ancaman tersebut diberikan karena Kades merasa tidak terima dibuntuti dan dipergoki seperti itu.
Baca juga: Program ESDM Dipertanyakan, 5 Motor Listrik Konversi Pemkab Jember Diduga Mangkrak dan Tak Terawat
Tak pelak berbagai dugaan muncul, apalagi dalam video tersebut, istri sah Ali juga ikut memergoki suaminya tersebut.
Solikin, Koordinat aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Aryojeding Bersatu (AMAB) yang menggelar aksi kali ini mengatakan, tuntutan warga hanya satu yakni meminta Kades mundur dari jabatannya sekarang.
"Kami ingin Kades mundur, karena masyarakat malu memiliki Kades seperti itu," ucapnya.
Tuntutan tersebut dilakukan karena warga merasa malu dengan perbuatan Kades yang tidak bisa dijadikan contoh untuk warganya.
"Ini sudah dua kali, kejadian yang sama, sehingga warga ini malu kalau ditanya soal Kadesnya," ungkapnya.
Usai menggelar orasi di depan halaman kantor Desa Aryojeding, perwakilan warga kemudian ditemui oleh Camat Rejotangan, Kapolsek Rejotangan, Komandan Koramil Rejotangan dan Kades Aryojeding di dalam ruangan.
Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global
Hasilnya menurut Solikin, warga diminta mentaati aturan yang ada ketika menyuarakan aspirasinya, termasuk ketika ingin melengserkan Kades maka hal yang bisa dilakukan adalah mengirimkan surat kepada Bupati Tulungagung melalui Camat.
"Ya kita ikuti aturan yang ada saja, kita akan buat surat untuk Bupati dan kita berikan ke Camat," jelasnya.
Solikin menjanjikan akan mengajak masa yang lebih besara lagi, jika tuntutan mereka tidak dikabulkan atau bahkan diabaikan.
Sementara itu, Kades Aryojeding, Ali Amirudin yang dikonfirmasi mengakui bahwa laki laki di video yang viral tersebut adalah dirinya.
Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun
Ali mengaku kejadian tersebut terjadi pada Rabu (15/12/2021) yang lalu, dirinya dibuntuti sejak keluar dari rumah hingga ke Hotel.
"Iya itu memang saya yang di video itu, itu saya diikuti sejak dari rumah terus sampai ke hotel," ucapnya.
Namun dirinya enggan menjelaskan, maksud dan tujuannya mendatangi hotel tersebut.(mkr)
Editor : Iman