KLIKJATIM.Com | Gresik — Angka penyebaran COVID-19 di Gresik terus menurun. Hal ini terlihat dari data sebaran yang dirilis Satgas COVID-19 Jawa Timur yang menunjukkan angka aktif di Gresik hanya 5 pasien.
Dalam laporannya, Satgas Jatim memberikan predikat resiko rendah untuk Kabupaten Gresik dengan recovery rate sebesar 94,57 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr. Mukhibatul Khusnah membenarkan bila secara kategori Gresik masuk resiko rendah.
"Tapi bukan berarti kita abai terhadap prokes ya," katanya.
Menurut dia, satgas terus mengetatkan pemantauan protokol kesehatan masyarakat berupa lima M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan menjaga jarak.
"Apalagi jelang Nataru ya, pemerintah pusat tetap memberikan aturan selama nataru untuk mencegah kerumunan," katanya.
Pemerintah Kabupaten Gresik sendiri, lanjut Khusnah sudah melarang ASN untuk cuti selain tanggak merah.
Baca juga: Saatnya Pemkab Gresik Menggeser Fokus Pelatihan Kerja ke Sektor Digital
"Surat edaran juga akan dikeluarkan kepada camat dan kepala Desa untuk menegakkan aturan jelang nataru," ungkap dia. (ris)
Editor : Abdul Aziz Qomar