17.926 Personil Disebar di Sejumlah Titik Amankan Nataru 2021 di Jatim

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Sebanyak 17.926 personil gabungan telah disiapkan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 di Jatim.

Ribuan personil itu rinciannya 9.960 orang dari Polri, 1.863 personil TNI, 3.346 personil dari Pemda dan 2.757 orang dari masyarakat umum. Rencananya, pasukan itu bakal diterjunkan dalam Operasi Lilin Semeru 2021.

Baca juga: Jauh dari Kesan Anarkis, Pekerja PTPN I Regional 5 Pilih Istighosah dan Doa Bersama Peringati May Day 2026

Personil pengamanan tersebut tersebar di berbagai titik, yakni di terminal, pelabuhan, bandara, stasiun, SPBU, tempat wisata, pusat perbelanjaan dan yang terpenting adalah tempat ibadah.

"Kebersamaan dan kegotongroyongan ini tak lain untuk mencegah adanya lonjakan kasus Covid-19, utamanya persebaran varian baru Omicron di Jawa Timur," ujar Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Sabtu (18/12/2021).

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk terus waspada, namun tidak larut dalam kepanikan. "Masyarakat diharapkan bisa terus mematuhi prokes, dan sebisa mungkin meniadakan kegiatan yang memicu kerumunan," pesannya.

Baca juga: Program ESDM Dipertanyakan, 5 Motor Listrik Konversi Pemkab Jember Diduga Mangkrak dan Tak Terawat

Sementara Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, tujuan penting dari Operasi Lilin Semeru 2021 yakni untuk menciptakan rasa aman dan tenteram bagi seluruh masyarakat selama pelaksanaan Nataru 2021.

Oleh sebab itu, sinergitas dan gotong royong semua sektor, kata dia, sangat diperlukan untuk menyukseskan operasi tersebut. Mulai dari aparat, pemerintah, lembaga vertikal terkait hingga masyarakat sendiri diharapkan bisa saling mensupport dalam pelaksanaannya. "Untuk itu perlu ada kerjasama yang bagus antar instansi, dimana rasa aman adalah kebutuhan kita bersama," tuturnya. 

Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global

Soal sistematik di setiap titik, Nico meminta adanya pemaksimalan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di setiap titik-titik rawan keramaian. Bahkan, secara khusus untuk Taman Kota atau Alun-Alun akan ditutup mulai 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022.

Sedangkan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto menyampaikan dukungan penuhnya, baik itu personil maupun di luar fasilitas lain jika diperlukan selama proses pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2021. "Kami dari TNI akan selalu siap mendukung penuh jalannya operasi Lilin Semeru," tandasnya.(mkr) 

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru