KLIKJATIM.Com | Gresik — Seorang bocah laki-laki bernama Erik Awwalul Rizqi, asal Desa Dusun Bondot, Desa Banyuurip, Kecamatan Pangkah, Gresik, dikabarkan hilang secara misterius sejak kemarin, Rabu (15/12/2021).
[irp]Baca juga: Kantor PT Barata Indonesia Mendadak Digeledah, Tim Kortastipidkor Polri Datang Bersenjata
Sebelum hilang, bocah berusia 10 tahun itu bermain hujan-hujanan yang tak jauh dari rumahnya. Tiba-tiba, bocah tersebut mendadak terpisah dari teman-teman bermainnya.
Hingga petang, bocah itu ternyata tak kunjung pulang. Orang tuanya pun segera mencari ke rumah-rumah tetangga namun tidak ada warga yang mengetahui keberadaan korban. Mereka pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah desa setempat.
Kepala Desa Banyuurip, Ihsanul Haris membenarkan kejadian tersebut. Diperkirakan hilangnya bocah yang masih duduk di bangku madrasah itu sekitar pukul 14.00 WIB sampai 15.00 WIB.
“Sekitar pukul 14.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB siang, belum jelas kronologinya, namun sampai saat ini belum ditemukan, orang tua korban sudah kami suruh melapor ke kantor Polsek setelah 24 jam tidak ketemu,” ungkapnya, Kamis (16/12/2021).
Haris menerangkan, pihaknya juga telah melakukan upaya pencarian bersama petugas kepolisian dengan membentuk tim dan mencari di setiap sudut desa, bahkan ke pematang sawah dan tambak. Namun hingga Kamis (16/12/2021 pagi, bocah itu tak kunjung ditemukan.
Terpisah, Kapolsek Ujungpangkah, AKP Mutlakin menyampaikan, hingga saat ini jajarannya terus berupaya melakukan pencarian keberadaan korban.
“Info hilangnya sekitar jam 2 sampai 3 siang, saat ini jajaran kami tengah melakukan pencarian,” ucapnya.
Sebelumnya, kabar hilangnya bocah itu beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun bernama Fitria Achsan dalam grup Facebook nDUKUN SUMPEK. Warganet pun ramai-ramai mengomentari, tak sedikit dari mereka yang mendoakan agar bocah tersebut segera ditemukan dengan kondisi selamat. (rtn)
Baca juga: Polres Gresik Terima 15 Taruna Akpol, Kapolres Tekankan Pentingnya Pengalaman Lapangan
Editor : Redaksi