KLIKJATIM.Com I Surabaya - PT Pelindo III (Persero) mentargetkan tol layang tuntas pertengahan 2020. Sejauh ini pengerjaan jalan layang itu sudah sepanjang 1,8 kilometer dari rencana 2,4 kilometer. Jalan layang Teluk Lamong tersebut digagas untuk memberikan akses menuju pelabuhan.
Sekretaris Perusahaan PT Terminal Teluk Lamong, Arif Yamarto kepada wartawan menjelaskan, hingga kini proyek terus dikebut penyelesaiannya.
Baca juga: Bangun Generasi Tangguh, MedcoEnergi dan FPRB Sampang Gelar Sosialisasi Mitigasi Bencana di SMPN 6
"Saat ini tidak ada kendala berarti, hanya kemunduran pengerjaan dari jadwal,” sambungnya.
[irp]
Proyek tersebut dibagi menjadi empat bagian sesuai dengan lokasi pengerjaan. Bagian pertama di sisi Teluk Lamong sendiri sudah tuntas dikerjakan. Beberapa penerangan jalan umum (PJU) juga sudah terpasang di bagian tersebut.
Baca juga: Tutup Turnamen Sepak Bola Pelajar 2026, Bupati Yes Optimis Muncul Bibit Unggul dari Bumi Lamongan
”Penyambungan bagian pertama dan kedua saat ini sudah dilakukan pemasangan balok girder,” kata Arif Yamarto.
Pengerjaan di bagian kedua dan ketiga dilakukan secara paralel. Bagian kedua saat ini mencapai sekitar 75 persen. Bagian tersebut melingkupi wilayah dari ujung Jalan Tambak Osowilangon ke arah selatan hingga mencapai jalan tol Surabaya–Gresik.
[irp]
Baca juga: Sukses di Bisnis Landscape Nasional, M. Novianto Siap Bawa Inovasi Hijau untuk Kemajuan Lamongan
Sementara itu, Kepala Humas PT Terminal Teluk Lamong, Reka Yusmara menambahkan, pengerjaan jalan dari sisi utara juga dilakukan perlahan hingga ke area tengah. "Progres bagian ketiga masih mencapai 30 persen,” kata Reka.
Dijelaskan, pihak kontraktor masih melakukan pemasangan tiang penyangga girder pada sisi tersebut. ”Sedangkan, bagian keempat yang arah Benowo belum digarap,” kata Reka. (fan/roh)
Editor : Redaksi