Pemprov Jatim Minta Maaf Rusuh Suporter di Blitar

klikjatim.com
Sejumlah motor terbakar pasca kerusuhan antar suporter menjelang laga semifinal Piala Gubernur antara Persebaya melawan Arema FC di sekitar Stadion Supriyadi, Blitar. (ist)

KLIKJATIM.Com I Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur meminta maaf atas insiden rusuh antar suporter jelang laga Persebaya melawan Arema FC di sekitar Stadion Supriyadi, Kota Blitar, Selasa (18/2/2020). Kerusuhan pada laga Semifinal Piala Gubernur Jatim 2020, mengakibatkan sejumlah kerusakan, mulai dari kendaraan hingga fasilitas umum di kota tersebut.

Pemprov Jatim berjanji mengganti semua biaya kerusakan. "Kami menyesalkan atas kejadian insiden yang terjadi di Blitar sore ini yang menyebabkan adanya mobil dan motor yang dirusak. Sekaligus mengakibatkan aparat kepolisian dan suporter terluka," ungkap Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono.

Baca juga: 341 Napi Lapas Blitar Terima Remisi Kemerdekaan RI

[irp]

Dikatakan, Pemprov Jatim menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh aparat keamanan yang dengan cepat dan sigap bertindak. Sehingga kerusuhan tidak sampai meluas.

"Kami mohon maaf kepada masyarakat Jawa Timur, khususnya masyarakat Blitar atas insiden ini. Dan akan kami evaluasi untuk masa yang akan datang," tuturnya.

Baca juga: Blitar BerStylo Bersama: Pererat Kebersamaan Pengguna New Honda Stylo 160

[irp]

Menurut Heru, Pemprov Jatim telah menugaskan Kepala Bakesbangpol Pemprov Jatim, untuk menyelesaikan ganti rugi terhadap warga maupun aparat yang menjadi korban.

Baca juga: Wujudkan Vokasi Berdampak, SMKS Islam 1 Kota Blitar Bersama MPM Honda Jatim Gelar Pelatihan Mekanik Bagi Komunitas DMI

"Jika ada kerusakan tanaman, sawah, kebun serta warung yang mungkin belum sempat terbayar, maka Pemprov Jatim menugaskan Kepala Bakesbangpol untuk menyelesaikannya," jelasnya.

Pemprov Jatim menyerahkan sepenuhnya ke aparat penegak hukum untuk menindak para pelaku. Hingga kini, Pemprov Jatim belum bisa menyebutkan berapa kendaraan bermotor yang dirusak, maupun kerusakan lainnya akibat insiden tersebut. Sebab masih dalam pendataan. (nk/roh)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru