KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur membawa simpati banyak pihak. Salah satunya dari SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo. Hari ini, melalui Lembaga Zakat Infak dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) memberangkatkan bantuan bagi para korban, Senin (13/12/2021).
[irp]Kepala Kantor Wilayah (KLL) Lazismu Smamda Sidoarjo, Arrida Adhi Zulfiah mengatakan, untuk tahap pertama, bantuan yang terkumpul hampir Rp 21 juta. “Dana tersebut berasal dari warga smamda. Baik itu murid, guru, karyawan, serta wali murid,” terangnya. Dana tersebut kemudian dibelikan aneka kebutuhan para pengungsi seperti kebutuhan pokok, selimut, alat ibadah, serta mainan anak, sedangkan sisanya diberikan tunai. “Nah mainan anak ini diberikan agar anak-anak bisa terhibur selama di pengungsian. Sekaligus menguragi bahkan menghilagkan trauma bencana yang mereka alami,” ucapnya.
Baca juga: Program ESDM Dipertanyakan, 5 Motor Listrik Konversi Pemkab Jember Diduga Mangkrak dan Tak Terawat
Bantuan-bantuan tersebut, imbuh Arrida, akan dikordinasikan dengan Lazismu yang ada di sana. “Sebelumnya kami telah berkoordinasi tentang kebutuhan mendesak apa saja yang dibutuhkan para korban,” lanjutnya.
Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global
Sementara itu Kepala Sekolah Smamda Sidoarjo, Wigatiningsih menuturkan, dirinya sangat mengapresiasi kepedulian yang telah ditunjukkan personal di lingkungan Smamda. Infak juga menjadi kebiasaan bagi murid, guru serta karyawan untuk peduli sesama. “Nah, bencana erupsi gunung semeru ini menjadikan kebiasaan infak tersebut semakin intensif. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang menjadi korban,” tututnya.
Ia melanjutkan, bantuan yang diberikan merupakan rangkulan kasih sayang. “Bantuan yang kami kirim semoga segera bisa dimanfaatkan bagi para korban. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada anak-anak telah menunjukkan kepedulian,” imbuhnya.(mkr)
Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun
Editor : Satria Nugraha