Diduga Terpeleset ke Kolam Ikan, Balita di Tulungagung Ditemukan Tewas Mengambang

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Tim Inafis Polres Tulungagung bersama dengan Anggota Polsek Boyolangu Tulungagung datang ke lokasi meninggalnya Balita di desa Wajak Lor Kecamatan Boyolangu Tulungagung, pada Kamis (09/12/2021) siang.

[irp]

Baca juga: 357 Kasus Kecelakaan Ditangani Satlantas Polres Tulungagung Hingga April 2026

Kapolsek Boyolangu, AKP Sukirno yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya menerima laporan meninggalnya AG (2) Balita asal kecamatan Boyolangu ini pada Kamis sekitar pukul 09.30 WIB.

Pihaknya yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.

"Kita dapat informasi sekitar pukul 09.30, kemudian kita langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP," ujarnya.

Sukirno menjelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, peristiwa naas ini terjadi bermula saat AG bersama dengan Ibunya tandang ke rumah pamannya yang tak jauh dari rumah korban.

Sesampainya di rumah pamannya, kemudian ibu korban membersihkan rumah itu sedangkan AG dibiarkan bermain di halaman rumah.

Kemudian berselang 15 menit kemudian, ibu korban mencari cari keberadaan AG namun tak membuahkan hasil.

Ibu korban kemudian mendapati AG sudah mengambang di kolam ikan dengan kedalaman 70 centimeter yang ada di dekat halaman rumah pamannya.

"Jadi yang menemukan itu ibunya sendiri, saat ditemukan dalam kondisi mengapung di kolam ikan, awalnya dikira boneka ternyata bayi," ucapnya.

Sukirno menjelaskan, mengetahui kejadian ini, ibu korban sempat membawa korban ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan namun upaya tersebut gagal, sebab pihak medis menyebut Balita tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Begitu tau mengambang, sebenarnya sudah langsung diangkat dan dibawa ke Puskesmas tapi sampai di sana kondisinya sudah meninggal dunia," ungkapnya.

Baca juga: Kejaksaan Negeri Tulungagung Akan Lelang 5.292 Liter Solar Sitaan

Sukirno mengungkapkan, tim Inafis yang datang ke lokasi kejadian bersama dengan tim medis melakukan visum luar pada tubuh korban.

Hasilnya tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan di tubuh korban, Polisi menemukan memar pada bagian belakang kepala korban.

Sukirno menduga, korban yang tercebur ke kolam sempat berusaha berdiri namun terpeleset kemudian bagian belakang kepalanya membentur dasar kolam hingga meninggal dunia.

"Dasar kolam memang licin karena lumut, dugaan korban sempat terpeleset dan membentur dinding kolam," pungkasnya. (rtn)

Baca juga: KPK Telusuri Aliran Pemerasan Yang Dilakukan Bupati Tulungagung Non Aktif

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru