Arumi Bachsin Sebut 90 Persen KUKM Jatim Digerakkan Wanita

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - UKM merupakan back bone perekonomian di Jatim. Mengingat, Jatim memiliki 9,7 juta unit UKM yang 90 persen di antaranya digerakkan oleh wanita.

[irp]

Baca juga: Gelorakan Nasionalisme dan Konservasi, Gubernur Khofifah Lepas Ekspedisi 81 Pembentangan Merah Putih di Gunung Arjuno

Hal itu disampaikan Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak saat menerima kunjungan Ketua Dekranasda Kalimantan Utara Rachmawati Zainal di Dinas KUKM Jatim, Sidoarjo, Kamis (2/12/2021).

"Jadi UKM ini menyumbangkan 60 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kami. Kalau UKM Jatim goyah, perekonomian provinsi juga pasti goyah. Karena UKM ini berpengaruh besar pada skala mikro maupun makro kami," ujarnya.

Untuk itu, lanjut Arumi, Jatim senantiasa selalu mengupayakan peningkatan mutu dan kuantitas UKM di Jatim. Dimana, banyak program yang dicanangkan dan telah terlaksana selama masa kepemimpinannya menjadi Ketua Dekranasda Jatim.

"Dekranasda punya program Klinik UKM yang disupport pemerintah provinsi. Ini adalah salah satu program yang gencar kami jalankan sekarang. Di mana kita berusaha untuk one stop service, untuk para pengusaha baik yang pemula maupun yang masih butuh bimbingan," jelasnya.

"Jadi di Klinik UKM ini akan ada pengarahan dan bimbingan terkait apa yang harus dipenuhi oleh pelaku UKM. Di sini ada perwakilan dari berbagai dinas dan instansi, sehingga dari ijin dan lainnya cukup di satu tempat saja. Ditambah, fasilitas ini 100 persen gratis. Ini cukup berhasil untuk menstimulasi para penguasa untuk bertahan ataupun membuka bisnis yang baru," tambahnya.

Baca juga: Pascagempa M7,7 Flores: Pasokan Listrik Utama PLN Pulih 100 Persen, Fokus Perbaiki Jaringan Distribusi ke Warga

Kendati demikian, Arumi mengakui bahwa sebagai salah satu provinsi terbesar kedua di Indonesia, Jatim memiliki tantangan tersendiri dalam manajemen UKM.

"Tantangan di sini adalah kuantitasnya. Karena makin banyak orang, makin banyak yang harus diatur, dan semakin sulit menyatukan pendapat. Tapi meskipun begitu, kami selalu berusaha mengambil hikmah sebab SDM yang banyak bisa dijadikan jalan untuk memajukan perekonomian," tuturnya.

Selain itu, untuk mengatasi permasalahan yang ada, pihaknya senantiasa bekerjasama dengan dinas terkait dan pemerintah provinsi. Pasalnya, program Dekranasda tidak akan berjalan baik tanpa support dari pemprov.

"Alhamdulillah, kami selalu disupport dinas-dinas juga pemerintah provinsi. Salah satu yang sangat terlihat adalah dari Biro Perekonomian yang memfasilitasi Pameran Jatim 3 kali dalam setahun. Nah, selama pameran itu Dekranasda selalu diikutsertakan sebagai ajang promosi untuk kami," jelasnya.

Baca juga: Gelar Honda AT Family Day di Bojonegoro, MPM Hati-Hati Manjakan Warga lewat Hiburan dan Promo Menarik

Sementara itu, Rachmawati mengatakan bahwa kunjungan yang dilakukan merupakan salah satu ajang pembelajaran untuk dapat mencontoh perkembangan UKM di Jatim. Mengingat, UKM Jatim merupakan bagian penting dari perekonomian daerah.

"Tujuan kami berkunjung ke sini karena kami melihat bahwa dari Jawa Timur ini, banyak yang bisa kami pelajari untuk mengembangkan UMKM di daerah kami. Terima kasih sekali untuk Bu Arumi karena sudah sangat welcome," katanya.

"Di Kaltara, kami punya banyak material tapi kurang SDM. Tapi mungkin di Jatim kebalikannya. Jadi kami berdua sama-sama ingin membangkitkan Dekranasda bukan hanya di provinsi masing-masing tapi juga di seluruh Indonesia demi kemajuan perekonomian masyarakat," tandasnya.(mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru