Hadir di Pulau Bawean, Wabup Pantauan Layanan Desa Kumalasa Sangkapura

klikjatim.com
Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah didampingi sejumlah pejabat saat menyerahkan batuan secara simbolis kepada masyarakat Desa Kumalasa. (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Wakil Bupati (Wabup) Gresik, Aminatun Habibah kembali melakukan aktivitas ngantor di desa. Dalam program 'Ngantor di Desa' kali ini bertempat di Balai Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Jumat (19/11/2021).

[irp]

Baca juga: Wujudkan Ekosistem Pendidikan Berkeadilan, Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 26 Sekolah di Kediri

Pantauan di lapangan, sejak pagi tampak Wakil Bupati yang akrab dipanggil Bu Min ini berada di Balai Desa Kumalasa. Ia bertemu dan dialog secara langsung dengan masyarakat desa setempat. Juga mendengarkan sejumlah permasalahan yang ada dialami masyarakat. 

Selama dua jam lebih, Bu Min berdiskusi dan mendengarkan aspirasi masyarakat untuk segera dicarikan solusinya. “Kami di sini ingin melihat langsung apa yang ada di desa dan membangun komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Pemerintah Desa. Dan, ini insya Allah akan terus kita lakukan di seluruh desa di Kabupaten Gresik,” ucap Bu Min. 

Bu Min menegaskan, tidak ada perbedaan perlakuan antara Bawean dengan wilayah Gresik yang lain. “Semuanya menjadi satu, yaitu menjadi Kabupaten Gresik,” ujarnya. 

Setelah berdiskusi dengan masyarakat, Bu Min juga meninjau sarana dan prasarana pelayanan terpadu yang ada di Desa Kumalasa. Tampak ikut mendampinginya antara lain Anggota Komisi II DPRD Gresik, Musa; Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gresik, Malahatul Fardah; Camat Sangkapura, M. Syamsul Arifin; dan Kepala Desa Kumalasa, Idham Cholik.

“Selain melayani pembuatan dokumen kependudukan baik berupa akta kelahiran, KK dan KTP, pelayanan terpadu di Desa Kumalasa juga melayani perizinan UMKM,” katanya.

Baca juga: Pererat Sinergi Ulama–Umara, Kapolres Gresik Silaturahmi ke MUI

Diakui masih ada beberapa kendala yang ada di lapangan. Misalkan banyaknya data kependudukan ganda dan masih ada beberapa persyaratan perubahan data kependudukan, yang memerlukan koordinasi data dengan instansi yang ada di Gresik daratan.

“Keakuratan data kependudukan sangat penting fungsinya bagi masyarakat, karena data kependudukan tersebut ibaratnya sebuah pintu untuk bisa masuk ke dalam pelayanan yang lain,” tuturnya.

Terkait masalah sinkronisasi data, Bu Min berharap ke depan akan dicarikan solusi bersama. “Mungkin bisa dilaksanakan secara virtual dengan memanfaatkan teknologi yang ada saat ini,” sambungnya. 

Dalam kesempatan itu, Wabup Gresik juga meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU-PTM) di Desa setempat. Dia pun mengajak sekaligus memberikan dorongan kepada masyarakat untuk tidak ragu melakukan vaksinasi karena manfaatnya sudah nyata kesehatan.

Baca juga: Dosen FISH UNESA Bersama PPI Taiwan Dorong Penguatan Identitas Budaya Diaspora Indonesia

“Ayo Bu, jangan takut, suntiknya tidak sakit kok,” ajak Bu Min kepada masyarakat. 

Selanjutnya, dalam kesempatan ini Wabup juga memberikan penghargaan kepada Desa Kumalasa sebagai desa lunas PBB 2021. Penghargaan ini merupakan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Gresik kepada desa-desa yang secara aktif melakukan pembayaran PBB tepat waktu.

Selain itu, Wabup menyerahkan Bantuan Sembako Pangan (BSP) kepada masyarakat Desa Kumalasa yang membutuhkan secara simbolis. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru