Kuartal III/2021, Pendapatan Bersih Pakuwon Naik 24,3 Persen

klikjatim.com
Superblok Pakuwon Jati di Surabaya Barat

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kendati dihadapkan pada kesulitan masa pandemi, namun kinerja  keuangan pengembang properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) cukup positif. Ini terbukti dengan catatan pendapatan kenaikan bersih sebesar Rp 3,788 miliar pada kuartal III/2021. Dibanding periode yang sama tahun lalu, ada kenaikan 24,3�ri tahun sebelumnya yang sebesar Rp 3,047 miliar.

[irp]

Baca juga: Pertama di Indonesia, Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim: Hub Logistik Penguat Gerbang Baru Nusantara

Laba Bruto tahun ini tercatat Rp 1,727 triliun, naik 14,5% dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 1,508 triliun. Sedangkan EBITDA sebesar Rp 1,852 triliun, naik 15,5% dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,603 triliun.

Laba komprehensif tercatat sebesar Rp 801 miliar, naik 9,7�ri tahun lalu sebesar Rp 731 miliar.

Pada 19 April 2021, perseroan menerbitkan obligasi sebesar US$300 juta dan obligasi tambahan pada 17 Mei 2021 sebesar US$100 juta dengan bunga 4,875�ngan tenor 7 tahun yang digunakan untuk pelunasan Surat Utang 2024 sebesar US$250 juta dan untuk keperluan korporasi umum perseroan.

Director and Corporate Secretary PT Pakuwon Jati Tbk, Minarto Basuki mengatakan, komposisi pendapatan perseroan tahun 2021 terdiri atas 44% recurring revenue dan 56�velopment revenue, konsisten dengan strategi perseroan untuk tumbuh dengan komposisi pendapatan yang berimbang antara recurring dan development revenue.

Baca juga: Wadahi Kreativitas Siswa, SMP YIMI Gresik Sukses Gelar Spesmi’s Got Talent 2026

"Recurring revenue Perseroan tahun 2021 mencapai Rp 1,675 triliun turun 3,1% dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp 1,729 triliun. Development revenue perseroan tahun 2021 mencapai Rp 2,113 triliun, naik 60% dibanding tahun lalu yang sebesar Rp1,318 triliun," katanya dalam siaran pers, Rabu (17/11/2021).

Berdasarkan revenue per segmen, kontribusi terbesar didapatkan dari condominium sales dan retail leasing masing masing 34,9�n 31,9%, disusul landed houses 18,8%, Hotel dan Serviced Apartments 7,3% , office leasing 5%, dan office sales 2,1%.

Tingkat suku bunga yang rendah dan fasilitas insentif PPN telah mendorong kenaikan marketing sales perseroan triwulan III/2021 yang mencapai Rp 1,006 triliun, tumbuh 38,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai marketing sales tersebut ekuivalen dengan 71,9�ri target perseroan untuk tahun 2021 yang sebesar Rp 1,400 triliun.

Baca juga: Sidang Kredit Pensiun di BRI Sumenep: Keterangan Saksi Saling Berseberangan

"Terkait komposisi penjualan triwulan III/2021 adalah, landed houses 55% serta condominium dan office sebesar 45%," ungkap Minarto.

Pengeluaran belanja modal triwulan III tahun 2021 yang telah dikucurkan oleh perseroan untuk membiayai proyek-proyek konstruksi Pakuwon Mall Bekasi, East Coast Mansion, Pakuwon Mall phase 3 dan 4, dan Kota Kasablanka Phase 2 sebesar Rp 403 miliar. (ris)

Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru