KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Boromania supporter Persibo Bojonegoro menuntut perombakan manajemen tim kebanggaannya. Bahkan, Boromania menuntut Persibo diserahkan kepada Bupati Bojonegoro.
Ketua Boromania Jasmo mengatakan, warga Bojonegoro sangat berharap Persibo berprestasi seperti yang pernah ditorehkan. Untuk itu, kata Jasmo, perbaikan manajemen harus dilakukan.
Baca juga: Salat Id di Masjid Darussalam, Bupati Bojonegoro Titipkan Tiga Pesan Sakral Iduladha
[irp]
"Kompetisi sudah akan dimulai, tapi belum ada persiapan dari manajemen," katanya, Kamis (6/2/2020).
Demi perbaikan Persibo, Boromania memberikan tiga tuntutan kepada manajemen. Pertama, pendukung tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu menuntut manajemeb Persibo harus dirombak total. Tuntutan kedua, Askab PSSI Bojonegoro harus menyerahkan Persibo kepada Bupati Bojonegoro.
"Ketiga, Persibo harus naik kasta di Liga 2 dengan cara marger atau akuisisi," ungkap Jasmo.
[irp]
Jasmo menyarankan, agar manajenen yang sekarang segera mengundurkan diri. Sebab, seluruh Boromania, kata Jasmo, menilai manajemen sudah tidak bisa dipercaya lagi.
"Perjanjian pengelolaan club sepak bola persibo bojonegoro dari menejemen yang dulu ke menejemen tidak ada embel embel, karena persibo milik rakyat bojonegoro," tegas Jasmo.
Sekretaris Boromania Arif Bondet menambahkan, setelah Persibo nanti diserahkan kepada Bupati Bojonegoro, harapannya ada tindak lanjut perbaikan manajemen. Targetnya, Persibo bisa ikut berkompetisi di Liga 2 nasional.
"Kita harus Liga 2, itu harga mati nantinya merger atau akuisisi pokoknya harus di liga 2. Kalau tidak lebih baik persibo fakum di tahun 2020," pintanya.
Persibo Bojonegoro pernah menorehkan prestasi gemilang di kancah sepak bola nasional. Tercatat, Persibo pernah menjuarai kompetisi Divisi I, Divisi II hingga pernah menyabet kampiun di Piala Indonesia. Bahkan, Persibo pernah mewakili Indonesia di Liga Champion Asia sebelum akhirnya mendapatkan sanksi akibat pengaturan skor pertandingan. (af/mkr)
Editor : M Nur Afifullah