KLIKJATIM.Com | Gresik--Keseriusan Pemkab Lamongan dalam penanganan pandemi covid-19 tak berhenti sampai pemenuhan target capaian vaksinasi. Hal tersebut dibuktikan dengan tetap digencarkannya vaksinasi meski Lamongan sudah mencapai target 70 persen vaksinasi dosis 1 dan 60 persen vaksinasi pada lansia.
[irp]
Baca juga: Lantik Direktur Kepatuhan BDL, Bupati YES Perkuat Integritas sebagai Budaya Kerja
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengatakan bahwa upaya ini terus dilakukan untuk mencapai herd immunity.
“Vaksinasi dosis 1 Kabupaten Lamongan saat ini berada pada angka 73,83 persen, sedangkan lansia 66,23 persen. Namun vaksinasi harus tetap dilakukan untuk mencapai herd immunity. Contohnya melalui acara seperti ini,” ungkap dia saat menghadiri Gebyar Vaksin Bersama TNI dan Polri, didampingi Wabup Abdul Rouf di Sport Center Lamongan
Yuhronur juga mengucapkan terimakasih kepala seluruh elemen masyarakat, TNI, Polri, nakes dan relawan karena untuk menuju herd immunity dibutuhkan dukungan dari semua pihak.
“Mari bersama-sama mewujudkan herd immunity, jangan lengah meskipun vaksinasi sudah melampaui target tapi covid 19 masih ada, pandemi masih berlangsung, tetap taat protokol Kesehatan untuk kebaikan kita bersama,” harap Bupati Yes.
Baca juga: Tingkatkan Produksi, Puluhan Pembudidaya Ikan Lele Ikuti Pembinaan di Dinas Perikanan Sampang
Menurut Kepala Dinas Kesehatan dr. Taufik Hidayat yang juga hadir mendampingi Bupati Yes capaian vaksinasi per 22 Oktober Tahun 2021 yakni 73,83 persen atau 785.163 orang dari total sasaran 1.063.543. Sedangkan untuk lansia sebesar 66,23 persen atau 104.886 orang dari 158.377 sasaran.
Pada Gebyar Vaksin tersebut disediakan 1.000 dosis kedua vaksin sinovac, 1.000 dosis vaksin astrazeneca baik dosis kesatu maupun kedua, dan 1.000 dosis pertama vaksin Pfizer.
Baca juga: COSCO Pilih Terminal Teluk Lamong, Arus Petikemas Internasional Tumbuh Melejit di Atas 90 Persen
Rizal alfian (35) salah satu peserta vaksin mengatakan, dirinya antusias ikut vaksin bukan karena tuntutan pekerjaan. Melainkan berangkat dari kesadaran pentingnya vaksin.
"Ya setelah lihat di internet mencari tahu tentang vaksinasi kemudian saya daftar," ujar karyawan swasta ini.(mkr)
Editor : Abdul Aziz Qomar