KLIKJATIM.Com | Gresik--Komite Olahraga Nasional (KONI) Gresik tidak menganggarkan reward bagi atlet berprestasi di gelaran pekan olahraga nasional (PON). Hal itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muhammad.
[irp]
Baca juga: Perkuat Distribusi Energi, Patra Logistik Resmi Kelola Operasional Armada SKID LPG di Jatimbalinus
Muhammad mengatakan, DPRD telah menganggarkan Rp 5 miliar untuk KONI Gresik di perubahan APBD 2021. Namun, dalam anggaran tersebut tidak menyebut alokasi khusus reward bagi atlet berprestasi. Sebab, lanjut Muhammad, KONI Gresik menyebut reward bagi atlet PON wewenang KONI Provinsi.
"Namun ndak tahu ya kalau diambilkan dari mata anggara lain, waktu itu Ketua KONI Gresik (Anis Ambiyo Putri) mengatakan reward atlet PON urusannya Pak Bupati," ujar Muhammad.
Terpisah, Sekretaris KONI Gresik Imam Junaidi Kusumo mengaku telah menyiapkan anggaran untuk tambahan penghargaan kepada atlet berprestasi. Namun, nominalnya belum bisa dipastikan karena ada kemungkinan akan ditambahi oleh pihak lain.
Baca juga: Antisipasi Kecelakaan Libur Panjang, KAI Daop 9 Jember Terjunkan 17 Petugas Jaga Lintas Ekstra
"Waktunya pun belum bisa dipastikan karena masih menunggu atlet-atlet lain yang masih karantina," tuturnya, Selasa (19/10/2021).
Junaidi mengatakan, sebenarnya reward untuk atlet di gelaran PON merupakan tanggung jawab KONI Jatim.
"Seperti cabor renang, itu Rp 250 juta untuk medali emas, tapi kami (KONI Gresik) tidak tutup mata. Tetap akan kami tambahi reward semampu kami," tuturnya.(mkr)
Editor : Abdul Aziz Qomar